Ad imageAd image

Lolos Ambang Batas 20 Persen Pileg 2024, PDIP Masih Butuh Koalisi untuk Pilgub Jateng

Dickri Tifani
By Dickri Tifani 834 Views
2 Min Read
Bendera PDIP (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Perolehan kursi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP di DPRD Jawa Tengah (Jateng) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 14 Februari 2024 lalu, yakni dinyatakan lolos ambang batas parlemen 20 persen dari total 120 kursi di Legislatif. Pasalnya, PDIP mendapatkan kursi 32 kursi pada kontestasi tersebut.

Meski meraih perolehan suara terbanyak, PDIP masih membutuhkan koalisi dengan partai lain dalam kontestasi dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur (Pilgub) Jateng. Bahkan DPD PDIP Jateng saat ini sedang membangun komunikasi dengan partai lain.

BACA JUGA:   PKB Bakal Konsultasi ke Prabowo Terkiat Tawaran Koalisi dengan PDIP

“Apakah koalisi? Ya kita koalisi. Karena sendirian di [Pilgub] Jateng enggak mungkin. Perlu gotong-royong [kerjasama] dengan partai,” kata Bendahara DPD PDIP Jateng, Agustina Wilujeng kepada Indoraya, Kamis (23/5/2024).

Ditanya apakah PDIP akan berkoalisi dengan partai lain seperti Gerindra, PKB, serta PPP untuk Pilgub Jateng, Agustina menyampaikan jika tidak ada hal yang tak mungkin . Walau begitu, pihaknya menyerahkan semua keputusan kepada DPP PDIP.

“Dan hari ini di media sedang ramai ada PPP dengan Gerindra atau dengan [partai] apa maka itu jadi salah satu solusi yang bagus untuk kita. Kami juga komunikasi dengan partai partai lain untuk bisa rembugan, mencari tipe pemimpin yang pas, yang cocok supaya dapat mengakomodir kepentingan semua pihak,” paparnya.

BACA JUGA:   Kepala LKPP dan Bupati Klaten Ambil Formulir di DPD PDIP Jateng

Terlebih, DPD PDIP Jateng sejak dibukanya penjaringan bakal calon gubernur dan wakil gubernur untuk pemilihan gubernur (Pilgub) Jateng, yakni dibuka untuk umum atau tak terbatas kepada anggota kader.

Adapun semua tokoh yang berasal dari luar partainya diizinkan mendaftar melalui DPD PDIP Jateng maupun langsung ke DPP PDIP.

“Kalau dari eksternal enggak perlu KTA [kartu tanda anggota]. Karena kita berharap seluruh masyarakat ikut mendaftar sebagai calon pemimpin Jawa Tengah,” harapnya.

Share this Article