INDORAYA – Pada masa libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru), Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah (Jateng) memprediksi sejumlah destinasi yang ramai dikunjungi wisatawan.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Disporapar Jateng, Purwanto mengatakan bahwa berbagai destinasi wisata di Jateng bakal ramai pada saat libur Nataru menyusul kondisi pandemi covid-19 yang kini mulai pulih dan aktivitas yang kembali normal.
Purwanto menyebutkan beberapa objek wisata di Jateng yang akan diminati banyak pengunjung. Di antaranya gunung, pantai, candi, air terjun, maupun objek wisata alam lainnya.
“Objek wisata yang diminati saat Nataru nanti pertama pantai, kedua gunung. Kalau gunung ada Gunung Merbabu, Sindoro, Sumbing, termasuk Lawu dan Slamet,” katanya kepada Indoraya melalui panggilan WhatsApp kemarin.
Selain itu, Purwanto juga menyebut beberapa daerah andalan di Jateng yang memiliki objek wisata alam dengan ruang terbuka yang akan ramai dikunjungi wisatawan pada saat Nataru.
“Kalau objek yang terbuka ya ada di Tawangmangu, kemudian Gedung Songo dan Bandungan sekitarnya. Kemudian Baturaden Banyumas sana, kemudian pantai-pantai dan kemudian Guci Tegal,” lanjutnya.
Tidak hanya itu saja, pada momen Nataru nanti, tempat-tempat tertutup seperti kafe, restoran, dan hotel juga akan ramai. Hal ini bisa diharapkan dapat mendatangkan keuntungan bagi pengelola, sehingga perekonomian daerah bisa bergerak.
Disporapar Jateng sendiri memprediksi ada 9 juta wisatawan akan melakukan kunjungan wisata dalam kurun waktu dua minggu, mulai menjelang hingga usai libur Nataru.
“Kurang lebih antara 8 sampai 9 juta ya untuk Desember ini dua minggu ini dalam kurun waktu sampai libur Nataru. Kurang lebih jumlah prediksinya segitu, kami berharap seperti itu,” katanya.
Untuk menyambut wisatawan yang akan berlibur saat Nataru, Disporapar Jateng sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota terkait kesiapan objek wisata dalam menyambut wisatawan.
“Kami sudah rapat koordinasi terkait kelancaran dalam menyambut wisatawan. Kami siapkan objek-objek wisata baik alam maupun buatan lah. Insya Allah siap,” ungkap Purwanto.
Lebih lanjut, pihaknya mengimbau kepada para pengelola maupun wisatawan untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan di setiap objek wisata guna mengantisipasi penyebaran covid-19.
“Karena ini sudah normal, mudah-mudahan wisatawannya bisa berbondong-bondong berwisata. Karena kita juga galakkan wisata dalam negeri,” ungkap Purwanto.


