Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Libur Nataru, Atraksi Hujan Salju di Koeta Toea Semarang Jadi Magnet Wisatawan
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Semarang

Libur Nataru, Atraksi Hujan Salju di Koeta Toea Semarang Jadi Magnet Wisatawan

By Lu'luil Maknun
Senin, 29 Des 2025
Share
3 Min Read
Wisatawan sedang menikmati sensasi atraksi hujan salju di Koeta Toea Semarang. (Foto: Lu'luil Maknun/Indoraya)
SHARE

INDORAYA – Destinasi wisata Koeta Toea Semarang kembali menjadi magnet kunjungan wisatawan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026(Nataru). Atraksi hujan salju buatan yang rutin dihadirkan setiap akhir tahun sukses menarik antusiasme pengunjung, baik keluarga maupun anak muda.

Marketing Komunikasi Koeta Toea Semarang, Hernandez Aldian mengatakan, event Natal merupakan agenda terbesar setiap tahun dengan konsep dekorasi yang total, terutama menghadirkan suasana winter wonderland melalui salju buatan.

“Di akhir tahun ini kami maksimalkan salju dengan dekorasi Christmas yang menyeluruh. Salju di Koeta Toea ini selalu viral dan memang paling ditunggu masyarakat Semarang,” ujar dia.

Atraksi hujan salju itu digelar sejak awal Desember hingga akhir bulan, dengan intensitas paling sering pada dua pekan terakhir menjelang pergantian tahun. Salju buatan diturunkan setiap jam mulai pukul 13.00 hingga 19.00 WIB, dengan durasi sekitar lima hingga sepuluh menit.

“Di dua minggu terakhir ini, salju turun setiap jam dari jam satu siang sampai jam tujuh malam. Bahannya dari liquid khusus berbentuk foam yang sangat ringan dan aman untuk pengunjung,” jelas Hernandez.

Selain salju, Koeta Toea Semarang juga menghadirkan berbagai hiburan pendukung seperti Meet and Greet Santa Claus, penampilan solo saksofon, hingga live music. Selama periode Nataru, jam operasional juga diperpanjang hingga pukul 22.00 WIB.

Tidak hanya itu, spot foto Gudang Lampu turut menjadi daya tarik tersendiri, khususnya bagi anak muda. Dengan konsep lampu neon warna-warni, lokasi ini disebut sebagai salah satu pelopor spot foto tematik di Jawa Tengah.

“Selain salju, yang paling sering dikunjungi pengunjung adalah Gudang Lampu. Anak-anak muda biasanya habis nungguin salju, lanjut foto-foto di sana,” ungkap Hernandez.

Dari sisi jumlah pengunjung, pihak pengelola mencatat adanya peningkatan signifikan selama Nataru. Puncak kunjungan terjadi pada periode Natal hingga menjelang Tahun Baru.

“Antusiasme pengunjung memang paling bagus di akhir tahun. Kalau hari biasa mungkin di angka tujuh sampai delapan, sekarang bisa di sembilan karena memang high season di Koeta Toea itu akhir tahun,” katanya.

Hernandez menegaskan, Koeta Toea Semarang tetap memberlakukan akses gratis bagi pengunjung tanpa tiket masuk. Tiket hanya dikenakan untuk wahana Gudang Lampu dengan tarif Rp15.000.

“Perlu kami luruskan, masuk Koeta Toea itu gratis, tidak ada HTM. Yang bertiket hanya Gudang Lampu saja,” pungkasnya.

TAGGED:Koeta Toea SemarangLibur NataruLibur Tahun BaruWisata Semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Ambisi Jateng Jadi Lumbung Pangan Nasional Terganggu Masifnya Alih Fungsi Lahan Senin, 12 Jan 2026
  • DLHK Jateng Bakal Gandeng Pabrik Semen Olah Sampah Jadi Energi Terbarukan Senin, 12 Jan 2026
  • Cuaca Ekstrem Mengintai Pantura Timur Jateng, Waspada Bencana Hidrometeorologi Senin, 12 Jan 2026
  • Banjir dan Longsor Terjang Puluhan Desa di Kudus, Ribuan Rumah Warga Rusak Senin, 12 Jan 2026
  • Banjir dan Longsor Putus Akses Jalan Desa Tempur Jepara, 3.522 Warga Terisolasi Senin, 12 Jan 2026
  • Berdiri di Atas Saluran Air, Lapak PKL Pasar Kobong Semarang Dirobohkan Satpol PP Senin, 12 Jan 2026
  • PSI Semarang Panaskan Mesin Pemilu 2029, Targetkan 15 Kursi DPRD Senin, 12 Jan 2026

Berita Lainnya

Semarang

Puluhan Anak Lintas Agama di Semarang Belajar Nilai Keberagaman Lewat Sapta Darma

Minggu, 11 Jan 2026
Semarang

1.013 RTLH di Semarang Direnovasi pada 2025, Alokasi Tahun Ini Berkurang

Minggu, 11 Jan 2026
Semarang

Nelayan Semarang Tak Bisa Melaut Gegara Cuaca Ekstrem, Pemkot Beri Bantuan

Minggu, 11 Jan 2026
Semarang

Peron Band Post Punk Asal Semarang Rilis ‘EP Singkap’, Ekspresi Kegelisahan Pekerja Urban

Jumat, 09 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?