INDORAYA – Destinasi wisata Koeta Toea Semarang kembali menjadi magnet kunjungan wisatawan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026(Nataru). Atraksi hujan salju buatan yang rutin dihadirkan setiap akhir tahun sukses menarik antusiasme pengunjung, baik keluarga maupun anak muda.
Marketing Komunikasi Koeta Toea Semarang, Hernandez Aldian mengatakan, event Natal merupakan agenda terbesar setiap tahun dengan konsep dekorasi yang total, terutama menghadirkan suasana winter wonderland melalui salju buatan.
“Di akhir tahun ini kami maksimalkan salju dengan dekorasi Christmas yang menyeluruh. Salju di Koeta Toea ini selalu viral dan memang paling ditunggu masyarakat Semarang,” ujar dia.
Atraksi hujan salju itu digelar sejak awal Desember hingga akhir bulan, dengan intensitas paling sering pada dua pekan terakhir menjelang pergantian tahun. Salju buatan diturunkan setiap jam mulai pukul 13.00 hingga 19.00 WIB, dengan durasi sekitar lima hingga sepuluh menit.
“Di dua minggu terakhir ini, salju turun setiap jam dari jam satu siang sampai jam tujuh malam. Bahannya dari liquid khusus berbentuk foam yang sangat ringan dan aman untuk pengunjung,” jelas Hernandez.
Selain salju, Koeta Toea Semarang juga menghadirkan berbagai hiburan pendukung seperti Meet and Greet Santa Claus, penampilan solo saksofon, hingga live music. Selama periode Nataru, jam operasional juga diperpanjang hingga pukul 22.00 WIB.
Tidak hanya itu, spot foto Gudang Lampu turut menjadi daya tarik tersendiri, khususnya bagi anak muda. Dengan konsep lampu neon warna-warni, lokasi ini disebut sebagai salah satu pelopor spot foto tematik di Jawa Tengah.
“Selain salju, yang paling sering dikunjungi pengunjung adalah Gudang Lampu. Anak-anak muda biasanya habis nungguin salju, lanjut foto-foto di sana,” ungkap Hernandez.
Dari sisi jumlah pengunjung, pihak pengelola mencatat adanya peningkatan signifikan selama Nataru. Puncak kunjungan terjadi pada periode Natal hingga menjelang Tahun Baru.
“Antusiasme pengunjung memang paling bagus di akhir tahun. Kalau hari biasa mungkin di angka tujuh sampai delapan, sekarang bisa di sembilan karena memang high season di Koeta Toea itu akhir tahun,” katanya.
Hernandez menegaskan, Koeta Toea Semarang tetap memberlakukan akses gratis bagi pengunjung tanpa tiket masuk. Tiket hanya dikenakan untuk wahana Gudang Lampu dengan tarif Rp15.000.
“Perlu kami luruskan, masuk Koeta Toea itu gratis, tidak ada HTM. Yang bertiket hanya Gudang Lampu saja,” pungkasnya.


