Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Libatkan 27 Ribu Siswa, Gerakan Membatik Bersama Bunda PAUD Jateng Catat Rekor Muri
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Libatkan 27 Ribu Siswa, Gerakan Membatik Bersama Bunda PAUD Jateng Catat Rekor Muri

By Athok Mahfud
Kamis, 02 Okt 2025
Share
3 Min Read
Bunda PAUD Jateng Nawal Arafah Yasin, menerima penghargaan dari Muri atas rekor Edukasi Membatik secara Serentak Anak Usia Dini Terbanyak. Kegiatan membatik ini berlangsung di Stadion Jatidiri Kota Semarang, Kamis (2/10/2025). (Foto: Diskominfo Jateng)
SHARE

INDORAYA – Momentum peringatan Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober 2025 di Jawa Tengah terasa sangat istimewa. Pasalnya, gerakan Ayo Membatik Serentak Bersama Bunda PAUD Jateng pada hari ini, berhasil mencatatkan prestasi gemilang.

Dengan melibatkan 27.000 siswa, Bunda PAUD Provinsi Jateng Nawal Arafah Yasin, meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) atas rekor Edukasi Membatik secara Serentak Anak Usia Dini Terbanyak.

Dari 27.000 siswa, sebanyak 3.000 siswa membatik di Stadion Jatidiri Semarang, Kamis (2/10/2025). Adapun 24.000 siswa lainnya berpartisipasi secara daring dari sekolah PAUD binaan Yayasan Pendidkan Muslimat Nahdlatul Ulama (YPMNU) di seluruh Jawa Tengah.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin, Bunda PAUD Jateng Nawal Arafah Yasin, Ketua YPMNU Jateng Umi Hanik, dan Kepala Muri Semarang Ari Andriani.

Bunda PAUD Jateng, Nawal Arafah Yasin menyampaikan, kegiatan membatik serentak ini merupakan upaya mengenalkan budaya lokal kepada anak-anak usia dini, di tengah tantangan derasnya arus globalisasi.

“Untuk itu kita coba mengenalkan batik, bukan hanya tentang mewarnai, tentang menggambar, tetapi lebih untuk melestarikan budaya lokal dengan cara membatik,” kata istri Wakil Gubernur Jateng tersebut.

Nawal menyebut, awalnya pihaknya berencana melibatkan 25.000 siswa. Namun karena antusiasme yang tinggi, akhirnya kegiatan ini diikuti oleh 27.000 siswa di Jateng, dan berhasil memecahkan rekor Muri dengan peserta membatik terbanyak se-Indonesia.

Atas capaian itu, dia meminta Bunda PAUD di 35 kabupaten/kota di Jateng, agar terus mengajarkan pentingnya menjaga tradisi dan kebudayaan lokal kepada anak-anak sejak usia dini.

Di samping itu, pihaknya terus berkomitmen untuk meningkatkan layanan pendidikan PAUD di Jateng. Sebagaimana program Bunda PAUD Jateng untuk menciptakan PAUD holistik-integratif, antikekerasan, dan inklusif.

“Dengan Rekor Muri ini, diharapkan Bunda-Bunda PAUD di 35 kabupaten/ kota untuk ikut serta menjaga tradisi, menciptakan PAUD holistik dan integratif, kemudian antikekerasan dan inklusif,” harap Nawal.


Siswa PAUD mengikuti kegiatan Ayo Membatik Serentak Bersama Bunda PAUD Jawa Tengah di Stadion Jatidiri Kota Semarang, Kamis (2/10/2025). (Foto: Diskominfo Jateng)

Sementara itu, Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin mengatakan, mengenalkan batik sejak dini sangat penting, agar anak tidak lupa dengan budaya lokal. Apalagi, batik telah diakui UNESCO, sebagai warisan budaya tak benda dunia sejak 2009.

“Hari ini kita buktikan bahwa batik yang sumbernya dari Jawa, khususnya Jawa Tengah, sehingga kegiatan ini upaya bagaimana me-refresh anak-anak kita supaya tidak lupa dengan batik,” ungkap Gus Yasin, sapaan akrabnya.

Kepala Muri Semarang, Ari Andriani menyampaikan, penghargaan Muri diberkan kepada Bunda PAUD Jateng dan Yayasan Pendidikan Muslimat NU Jateng, yang telah memprakarsai rekor Edukasi Membatik Serentak Anak Usia Dini Terbanyak.

Dia mengatakan, awalnya peserta membatik yang diusulkan ke Muri berjumlah 25.000 siswa. Namun saat diverifikasi, ternyata siswa yang berpartisipasi sebanyak 27.000 orang.

“Selamat Bunda PAUD Jawa Tengah telah memprakarsai edukasi membatik. Seperti yang kita ketahui, batik merupakan salah satu warisan budaya tak benda yang dimiliki oleh bangsa Indonesia,” ucap Ari.

TAGGED:Bunda PAUD Jatenghari batik nasionalMembatik Bersama Bunda PAUD Jateng Rekor Muri
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Desa Tempur Jepara Tak Lagi Terisolasi, Penanganan Banjir Terus Berlanjut Selasa, 13 Jan 2026
  • Apple Gandeng Google, Gemini Disiapkan Jadi Fondasi AI di iPhone dan Siri Selasa, 13 Jan 2026
  • Program Demak Cerdas Perluas Akses Internet SMP Negeri, Perpustakaan Digital Jadi Fokus Selasa, 13 Jan 2026
  • Belum Naik, Harga Daging Sapi di Batang Masih Stabil Awal Januari Selasa, 13 Jan 2026
  • Dilanda Cuaca Ekstrem dan Banjir, Kudus Siaga Bencana Hingga 19 Januari Selasa, 13 Jan 2026
  • 530 Hektare Lahan di Batang Bakal Ditanami Padi Biosalin Tahun Ini Selasa, 13 Jan 2026
  • Pemerintah Siap Ekspor Beras Awal 2026, Bulog Disiapkan Serap Panen Raya Selasa, 13 Jan 2026

Berita Lainnya

Jateng

Dilanda Cuaca Ekstrem dan Banjir, Kudus Siaga Bencana Hingga 19 Januari

Selasa, 13 Jan 2026
Jateng

Jepara Kucurkan Rp7,7 Miliar Alsintan untuk Petani, Dorong Produktivitas dan Ketahanan Pangan

Selasa, 13 Jan 2026
Jateng

Ratusan Siswa Grobogan Diduga Keracunan MBG, Pemprov Jateng Turun Tangan

Selasa, 13 Jan 2026
Daerah

Bus DAMRI Karimunjawa Jepara Resmi Beroperasi Tahun Ini, Tarif Rp7.000 Per Orang

Selasa, 13 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?