Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Lestarikan Budaya, Gubernur Luthfi Kirim Gamelan untuk Transmigran Asal Jateng di Lampung
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Lestarikan Budaya, Gubernur Luthfi Kirim Gamelan untuk Transmigran Asal Jateng di Lampung

By Athok Mahfud
Rabu, 07 Jan 2026
Share
3 Min Read
Gubernur Ahmad Luthfi saat berdialog dengan warga transmigran dan keturunan asal Jawa Tengah di Balai Desa Bagelen, Gedongtataan, Pesawaran, Lampung, Rabu (7/1/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

INDORAYA – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi akan mengirimkan seperangkat alat kesenian berupa gamelan untuk masyarakat Desa Bagelen, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.

Sebagai informasi, sebagaian warga desa tersebut merupakan transmigran asal Jawa Tengah.

“Gamelannya nanti dikirim Dirut Bank Jateng ke sini,” kata Luthfi saat berdialog dengan warga transmigran dan keturunan asal Jawa Tengah di Balai Desa Bagelen, Gedongtataan, Pesawaran, Lampung, Rabu (7/1/2026).

Perangkat gamelan tersebut sebagai bentuk apresiasi sekaligus upaya merawat dan melestarikan budaya nenek moyang warga Bagelen yang berasal dari Jawa, khususnya Jawa Tengah.

“Itu sumbangan untuk nguri-uri (melestarikan) sejarah dan budaya Jawa,” ujarnya.

Luthfi menjelaskan, Jateng dan Lampung memiliki hubungan historis dan sosiokultural yang panjang. Sebagian besar penduduk Lampung merupakan suku Jawa. Sebab, banyak warga Jateng yang dikirim ke daerah tersebut untuk program transmigrasi.

“Saya ingin nlusup (menyelinap) jejak sejarah, karena di Lampung ini 60% warganya berasal dari Jawa, terutama Jawa Tengah,” ucap Luthfi.

Ia juga berpesan kepada masyarakat asal Jawa Tengah di perantauan, khususnya para transmigran, agar bisa menyesuaikan di daerah masing-masing. Sebab, mereka yang sudah puluhan tahun transmigrasi atau bahkan lahir di tanah transmigran sudah berkomitmen untuk menetap di daerah tersebut.

“Mereka sudah membangun desa di Lampung. Jadi, di mana bumi dipijak, di situ langit kita junjung. Artinya biar bisa menyesuaikan daerahnya masing-masing,”ucapnya.

Adapun sumbangan gamelan tersebut merupakan jawaban konkret terkait permintaan yang disampaikan oleh Kepala Desa Bagelen, Merdi Parmanto, saat berdialog dengan Ahmad Luthfi.

Merdi menyampaikan, dari sejarah panjang yang dimiliki dengan Jawa Tengah, masyarakat berharap ada kenang-kenangan sekaligus penghubung secara budaya dengan sumbangan perangkat gamelan.

“Kami berharap ada kenang-kenangan untuk desa kami yang tidak mungkin akan terlupakan, yaitu seperangkat gamelan,” ujarnya.

Seperangkat gamelan tersebut sangat membantu untuk menghidupkan kebudayaan di Desa Bagelen. Di mana setiap tahun saat memperingati ulang tahun Desa Bagelen selalu digelar pertunjukan wayang kulit. Tradisi tersebut tidak pernah putus sejak pertama kali Desa Bagelen berdiri tahun 1905 sampai tahun 2025 kemarin.

“Itulah salah satu kebanggaan kami sebagai orang Jawa yang bisa menghidupkan budaya. Dengan menghormati kebudayaan lokal yang ada,” ungkapnya.

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Jelang Ramadan, Heri Pudyatmoko Minta Pemda Lebih Peka Peningkatan Kerentanan Sosial Sabtu, 07 Feb 2026
  • Prabowo Siapkan Lembaga Pengelola Dana Umat, Potensi Disebut Capai Rp500 Triliun per Tahun Sabtu, 07 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko Soroti Tantangan Pembangunan Daerah Berkelanjutan di Era Transisi Sabtu, 07 Feb 2026
  • Anak Tengah di Jakut Tega Racuni Keluarga Sendiri, Sempat Pura-pura Lemas Sabtu, 07 Feb 2026
  • Era Industri Modern Kian Menantang, Heri Pudyatmoko Tegaskan Perlunya Pemetaan Kebutuhan Tenaga Kerja Lokal Sabtu, 07 Feb 2026
  • KONI Jateng Perkuat Pembinaan SDM Olahraga, Tahan Atlet Potensial Agar Tak Hengkang ke Daerah Lain Sabtu, 07 Feb 2026
  • Disdukcapil Kudus Kejar Target 20 Persen Aktivasi KTP Digital, Baru Tercapai 6,8 Persen Sabtu, 07 Feb 2026

Berita Lainnya

Jateng

Jelang Ramadan, Heri Pudyatmoko Minta Pemda Lebih Peka Peningkatan Kerentanan Sosial

Sabtu, 07 Feb 2026
Jateng

Heri Pudyatmoko Soroti Tantangan Pembangunan Daerah Berkelanjutan di Era Transisi

Sabtu, 07 Feb 2026
Jateng

Era Industri Modern Kian Menantang, Heri Pudyatmoko Tegaskan Perlunya Pemetaan Kebutuhan Tenaga Kerja Lokal

Sabtu, 07 Feb 2026
Jateng

Disdukcapil Kudus Kejar Target 20 Persen Aktivasi KTP Digital, Baru Tercapai 6,8 Persen

Sabtu, 07 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?