Kursi PDIP di DPRD Kota Semarang Turun Tajam, Hendi Mengaku Sedih

Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Semarang Hendrar Prihadi. (Foto: Athok Mahfud/Indoraya)

INDORAYA – Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Semarang Hendrar Prihadi mengaku sedih karena perolehan kursi DPRD turun tajam. Pada Pemilu Legislatif 2024, PDIP hanya meraih 14 kursi, turun drastis dibanding tahun 2019 lalu dengan 19 kursi parlemen.

Hal itu dikatakan Hendi, sapaan akrabnya, usai menghadiri acara prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan anggota DPRD Kota Semarang periode 2024-2029 di Ruang Paripurna Gedung DPRD Kota Semarang, Rabu (14/8/2024).

“Saya mengucapkan selamat kepada teman-teman saya yang dilantik ada 14 orang. Ikut senang lah, meskipun dalam hati saya juga ada sedikit kesedihan karena kursinya turun 5, dari 19 ke 14 kursi,” ujar mantan Wali Kota Semarang itu.

Meski perolehan kursi turun drastis, Hendi bersyukur karena PDIP Kota Semarang masih menjadi partai pemenang dalam Pileg 2024. Dia berpesan kepada kader PDIP yang dilantik hari ini untuk merawat konstituennya dan memenuhi janji-jani di masa kampanye.

“Mudah-mudahan kawan-kawan yang saat ini dilantik dapat merawat konstituennya dengan baik. Penuhi janji-janji kampanye. Jangan jadi politisi yang tampil lima tahun sekali tapi habis dilantik ini terus turun ke bawah,” ungkapnya.

“Sampaikan kepada masyakarat program-program pemerintah apa yang bisa dibantu untuk konstituennya,” imbuh Kepala LKPP RI tersebut.

Hendi mengatakan, penunjukan ketua fraksi PDIP nantinya akan didiskusikan setelah itu. Dia juga berpesan kepada legislator petahana untuk membimbing dan mengayomi anggota dewan yang baru.

“Nanti kita akan diskusikan soal ketua fraksi secara musyawarah. Tapi artinya 14 orang ini teman baik saya semua. Jadi secara kemampuan kami tak khawatir siapapun itu saya dukung,” ujar Hendi.

Berdasarkan perolehan kursi DPRD Kota Semarang, PDIP menjadi partai politik peraih kursi terbanyak dengan 14 kursi. Kemudian Gerindra 7 kursi, Demokrat 6 kursi, PKS 6 kursi, PKB 5 kursi, PSI 5 kursi, Golkar 4 kursi, PAN 1 kursi, Nasdem 1 kursi dan PPP 1 kursi.