Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Jadi Sorotan, Krisis Sampah Purwasaba Banjarnegara Diusulkan Masuk Anggaran 2026
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Jadi Sorotan, Krisis Sampah Purwasaba Banjarnegara Diusulkan Masuk Anggaran 2026

By Dickri Tifani
Selasa, 09 Des 2025
Share
3 Min Read
Kepala Desa Purwasaba, Hoho Alkaf bersama Anggota DPRD Jateng Moch Ichwan dan Asfirla Harisanto membahas soal sampah di Purwasaba. (Foto: Doc untuk Indoraya.News)
SHARE

INDORAYA – Masalah sampah menjadi perhatian besar di sejumlah wilayah Jawa Tengah (Jateng), termasuk di Desa Purwasaba, Kabupaten Banjarnegara.

Meningkatnya jumlah sampah dari kawasan sekitar membuat pemerintah desa mulai melakukan langkah khusus untuk mengatasinya.

Pertambahan volume sampah yang tidak terkendali membuat Purwasaba berada pada kondisi darurat. Kapasitas pembuangan yang minim tidak lagi mampu menampung sampah yang masuk setiap hari.

Kepala Desa Purwasaba, Hoho Alkaf, menyampaikan bahwa Tempat Pembuangan Akhir (TPA) setempat terpaksa ditutup bagi sampah dari luar desa. Keputusan itu diambil lantaran luas lahan yang semakin terbatas, sementara jumlah sampah terus bertambah dan sulit ditangani.

Dampak penutupan tersebut membuat sampah rumah tangga hingga sampah pasar menumpuk di sejumlah titik. Situasi ini mengganggu kenyamanan warga dan memperburuk kondisi kebersihan. Masalah semakin rumit karena desa belum memiliki sarana pengolahan sampah yang memadai.

Hoho turut mengungkapkan bahwa meski lahan TPA adalah milik desa, masih saja ada pihak luar yang membuang sampah secara sembunyi-sembunyi. Mereka biasanya melakukannya pada malam atau dini hari agar tidak diketahui petugas atau warga.

Lebih parah lagi, sampah sudah mulai terbawa hingga ke aliran sungai. Warga menemukan kasur, bantal, hingga pakaian bekas dibuang sembarangan, mencemari sungai dan menurunkan kualitas air.

Isu adanya pembuangan sampah dalam jumlah besar ikut memperkeruh keadaan. Salah satu pihak disebut-sebut membuang hingga 15 karung sampah per hari, menyebabkan bau menyengat dan memicu ketegangan antarwarga.

Dalam kondisi tersebut, pemerintah desa mengajukan bantuan dari berbagai lembaga. Warga berharap hadirnya mesin pengolahan sampah yang dapat mengatasi sampah organik maupun plastik secara lebih efektif.

Menurut Hoho, mesin pemilah dan pencuci plastik dapat meringankan beban TPA sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat Purwasaba. Teknologi pengolahan yang lebih modern dianggap mampu memperbaiki kualitas lingkungan desa.

“Kalau ada mesin pemilah dan pencuci plastik, satu unit saja bisa mempekerjakan 15 hingga 20 orang. Belum lagi operasional bank sampah keliling yang bisa dikelola warga,” ujarnya, Selasa (9/12/2025).

Ia menjelaskan bahwa sampah organik bisa menghasilkan pupuk atau pakan ternak, sedangkan sampah plastik dapat dicuci dan dijual. Bank sampah keliling pun berpotensi menambah penghasilan warga.

Pemerintah disebut telah membuka peluang penganggaran untuk menyediakan mesin pengolahan sampah melalui APBD. Warga menyambut rencana itu, terlebih lahan untuk fasilitas pengolahan sudah tersedia.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Moch Ichwan, memastikan kebutuhan pengolahan sampah di Purwasaba akan direspons. Ia menyampaikan bahwa proses perencanaan anggaran 2026 hampir selesai, sehingga usulan dari desa dapat dimasukkan dalam perubahan anggaran.

Ichwan bersama Anggota DPRD Jateng lainnya, Asfirla Harisanto, juga turun langsung meninjau lokasi pembuangan sampah di Purwasaba. Asfirla menilai desa tersebut memiliki potensi besar dan perlu mendapat dukungan agar bisa menjadi contoh dalam pengelolaan lingkungan maupun pengembangan wisata.

TAGGED:Anggaran 2026Krisis Sampah Purwasaba
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Ambisi Jateng Jadi Lumbung Pangan Nasional Terganggu Masifnya Alih Fungsi Lahan Senin, 12 Jan 2026
  • DLHK Jateng Bakal Gandeng Pabrik Semen Olah Sampah Jadi Energi Terbarukan Senin, 12 Jan 2026
  • Cuaca Ekstrem Mengintai Pantura Timur Jateng, Waspada Bencana Hidrometeorologi Senin, 12 Jan 2026
  • Banjir dan Longsor Terjang Puluhan Desa di Kudus, Ribuan Rumah Warga Rusak Senin, 12 Jan 2026
  • Banjir dan Longsor Putus Akses Jalan Desa Tempur Jepara, 3.522 Warga Terisolasi Senin, 12 Jan 2026
  • Berdiri di Atas Saluran Air, Lapak PKL Pasar Kobong Semarang Dirobohkan Satpol PP Senin, 12 Jan 2026
  • PSI Semarang Panaskan Mesin Pemilu 2029, Targetkan 15 Kursi DPRD Senin, 12 Jan 2026

Berita Lainnya

Jateng

Ambisi Jateng Jadi Lumbung Pangan Nasional Terganggu Masifnya Alih Fungsi Lahan

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

DLHK Jateng Bakal Gandeng Pabrik Semen Olah Sampah Jadi Energi Terbarukan

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

Cuaca Ekstrem Mengintai Pantura Timur Jateng, Waspada Bencana Hidrometeorologi

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

Kuota Haji Jateng 2026 Naik Jadi 34.122, Jemaah Mulai Berangkat Bulan April

Senin, 12 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?