Ad imageAd image

KPU Sebut Presiden Boleh Kampanye: Syaratnya, Tak Boleh Gunakan Fasilitas Jabatan

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 712 Views
2 Min Read
Ilustrasi KPU. (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyebut bahwa presiden dan menteri boleh ikut berkampanye. Hal itu, tertuang dalam aturan UU Pemilu.

“UU Pemilu khususnya pasal 281 ayat 1 memperbolehkan presiden, wakil presiden, menteri, gubernur, wakil gubernur, bupati wakil bupati, walikota dan wakil walikota ikut dalam kegiatan kampanye,” kata Ketua Divisi Teknis KPU RI Idham Holik saat dihubungi, Rabu (24/1/2024).

Idham mengungkapkan, dalam kampanye tersebut presiden dan menteri dilarang menggunakan fasilitas negara. Idham mengatakan, presiden dan menteri juga wajib untuk cuti jika akan berkampanye.

BACA JUGA:   Gerakan Pemilu Damai Berlangsung Besok di Depan KPU

“Sebagaimana diatur, di persyaratan tersebut tidak menggunakan fasilitas dalam jabatannya. Menjalani cuti di luar tanggungan negara,” kata dia.

Idham menuturkan, boleh digunakan oleh presiden dan menteri. Menurutnya, hal itu telah sesuai UU Pemilu fasilitas pengamanan menjadi pengecualian.

“Kecuali fasilitas pengamanan bagi pejabat negara sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan,” tutur dia.

“UU mengecualikan fasilitas pengamanan, jadi fasilitas itu (protokoler) boleh,” lanjut dia.

Idham menambahkan, pihaknya tidak berkomentar lebih jauh terkait kekhawatiran adanya konflik kepentingan. Dia menuturkan KPU hanya sebagai lembaga penyelenggara Pemilu.

BACA JUGA:   KPU Undi Nomor Urut Pasangan Capres-cawapres Malam Ini

“Kapasitas kami sebagai penyelenggara pemilu itu hanya sebatas pada level penyampaian berkaitan dengan norma yang ada di dalam UU Pemilu,” papar dia.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan presiden boleh berkampanye. Presiden, kata Jokowi, boleh juga memihak. Namun, ia mengatakan, yang penting tidak menggunakan fasilitas negara. Pasalnya, pejabat publik yang sekaligus pejabat politik.

“Presiden tuh boleh lho kampanye, Presiden boleh memihak, boleh,” ujar Jokowi di Pangkalan TNI AU Halim, Jakarta.

“Tapi yang paling penting waktu kampanye tidak boleh menggunakan fasilitas negara,” tambah Jokowi.

BACA JUGA:   KPU Undi Nomor Urut Pasangan Capres-cawapres Malam Ini
Share this Article
Leave a comment