Ad imageAd image

KPU Kudus Catat Ada 9.277 Warga Urus Pindah Tempat Memilih

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 603 Views
3 Min Read
KPU (Foto: istimewa)

INDORAYA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng), mencatat ada 9.277 warga yang mengajukan pindah tempat memilih pada Pemilu 2024 hingga 19 Januari 2024.

“Jumlah terbanyak merupakan penduduk dari luar daerah yang mengajukan pindah memilih ke Kabupaten Kudus atau pemilih pindah masuk sebanyak 5.258 orang, sedangkan pemilih pindah keluar atau mengajukan pindah memilih ke luar kabupaten sebanyak 4.019 orang,” kata Anggota KPU Kabupaten Kudus Miftahurrohmah, pada Senin (22/1/2024).

Ia menjelaskan alasan warga pindah tempat memilih bermacam-macam. Kata dia, ada pindah memilih yang karena bertugas di tempat lain, menjalani rawat inap atau mendampingi pasien rawat inap, tertimpa bencana, menjalani rehabilitasi narkoba, bekerja di luar domisili, dan pindah domisili.

BACA JUGA:   Polda Jateng Laksanakan Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pemilu 2024

Sementara pemilih Kudus ke luar daerah, di antaranya karena tugas di tempat lain, menjalani rawat inap, tertimpa bencana, penyandang disabilitas yang dirawat di panti sosial atau panti rehabilitasi, menjalani tugas belajar, dan pindah domisili.

Alasan pindah memilih ke Kudus, kata dia, terbanyak karena alasan bekerja di luar domisili dengan jumlah 2.389 orang, sedangkan yang pindah ke luar Kudus didominasi pindah domisili sebanyak 948 orang.

Batas waktu mengurus pindah memilih, ada yang dibatasi hingga H-30 atau 15 Januari 2024, serta ada yang dibatasi hingga H-7 atau 7 Februari 2024.

BACA JUGA:   Rawan Polarisasi Jelang Pemilu, Perlu Desain dan Langkah Konkret Untuk Cegah Konten Provokatif

Untuk batas waktu pengurusan hingga 7 Februari 2024, yakni bagi pemilih yang bertugas di tempat lain, menjalani rawat inap atau sakit, tertimpa bencana, dan menjadi tahanan atau terpidana Rutan atau Lapas.

Syarat utama untuk bisa mengurus pindah memilih, kata dia, harus sudah terdaftar di daftar pemilih tetap (DPT) serta melampirkan bukti pendukung alasan melakukan pindah memilih.

Untuk dokumen bukti pendukungnya juga disesuaikan dengan alasan pindah. Misal, pindah karena tugas di tempat lain, maka bukti pendukungnya berupa surat tugas ditandatangani oleh pimpinan instansi atau perusahaan berstempel.

Untuk mengurus perpindahan memilih, semakin dimudahkan karena tidak perlu datang ke kantor KPU Kudus, cukup mengurus di posko yang tersebar di tingkat desa dan kecamatan. Di tingkat kecamatan bisa mendatangi kantor Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang tersebar di sembilan kecamatan, sedangkan di tingkat desa bisa melapor ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) di 132 desa/kelurahan.

BACA JUGA:   Sejumlah ASN Pemprov Ikut Acara Konsolidasi Partai, PDIP Jateng Bilang Begini

Pemilih yang pindah memilih, maka surat suara yang diperoleh tidak bisa dipastikan akan mendapatkan lima surat suara, selayaknya pemilih yang tidak melakukan pindah memilih.

Misal, pindah memilih dari kabupaten lain, maka surat suara yang diperoleh adalah surat suara pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres), DPD dan DPR RI ketika masih dalam daerah pemilihan.

Share this Article
Leave a comment