Ad imageAd image

KPU Jateng Sebut 6 Caleg Terpilih PDIP Ajukan Pengunduran Diri, Berpotensi Diganti

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 872 Views
3 Min Read
Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono, usai Rapat Pleno Terbuka Penetapan Perolehan Jumlah Kursi dan Calon Terpilih Anggota DPRD Jawa Tengah di Kantor KPU Jateng, Selasa (28/5/2024). (Athok Mahfud/Indoraya).

INDORAYA – KPU Provinsi Jawa Tengah (Jateng) telah menetapkan 120 calon anggota legislatif (caleg) terpilih DPRD Jateng pada Pemilu 2024. Dari 120 orang, enam caleg terpilih dari PDI Perjuangan berpotensi diganti nama lain.

Ketua KPU Jateng, Handi Tri Ujiono mengatakan, ada enam caleg terpilih dari PDIP yang mengajukan surat pengunduran diri. Setelah menerima surat, pihaknya akan melakukan klarifikasi terhadap partai politik terkait.

Hal ini dikatakannya usai Rapat Pleno Terbuka Perhitungan dan Penetapan Perolehan Jumlah Kursi dan Calon Terpilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Tengah Pemilu Serentak Tahun 2024 di Kantor KPU Jateng, Selasa (28/5/2024).

BACA JUGA:   KPU Dorong Parpol Usung Kader Terbaik di Pilgub Jateng untuk Tingkatkan Partisipasi Masyarakat

“Mekanisme pergantian calon ada tiga, karena meninggal, mengundurkan diri dan pidana putusan pengadilan. Meski demikian itu masih berproses, masih ada tahapan rapat pleno lanjutan,” katanya saat ditemui usai kegiatan tersebut.

Saat ditanya alasan enam caleg dari PDIP mengundurkan diri, Handi belum bisa memberikan keterangan. Termasuk siapa nama penggantinya yang akan dilantik menjadi anggota DPRD Jateng. Hal itu menunggu proses klarifikasi selesai.

“Nanti akan kami klarifikasi. Dan calon penggantinya nanti dari peserta pemilu. Prnsipnya kami layani sesuai prosedur, dan PDI Perjuangan (proses) pengunduran diri, kemudian untuk nama (pengganti) nanti setelah klarifikasi,” terangnya.

BACA JUGA:   BPBD Boyolali Salurkan 585 Tangki Air Bersih ke Daerah Kekeringan

Dari 18 partai politik peserta Pemilu 2024, 10 partai dipastikan lolos di DPRD Jateng periode 2024-2029. Yakni PDI Perjuangan, PKB, Partai Gerindra, Partai Golkar, PKS, Partai Demokrat, PPP, PAN, Nasdem, dan PSI.

Sepuluh partai tersebut memiliki jumlah kursi yang berbeda-beda. PDIP meraih kursi terbanyak, dengan raihan 33 kursi, PKB dengan perolehan 20 kursi, Partai Gerindra dan Partai Golkar sama-sama memperoleh 17 kursi.

Selanjutnya PKS dengan 11 kursi, Partai Demokrat 7 kursi, PPP 6 kursi, PAN 4 kursi, Partai Nassem dengan 3 kursi, serta PSI dengan perolehan 2 kursi. Hasil ini sudah ditetapkan dalam SK KPU Jawa Tengah Nomor 69 Tahun 2024.

BACA JUGA:   Masuk Musim Kemarau, 3,2 Juta Hektare Lahan di Jateng Rawan Kekeringan

Sementara itu ada delapan partai politik yang dipastikan tidak memiliki perwakilan rakyat di Jateng. Yaitu Partai Buruh, Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora), dan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).

Kemudian empat partai lainnya adalah Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Garda Republik Indonesia (Garuda), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), dan Partai Ummat.

Rapat pleno ini diikuti oleh Komisioner KPU Jawa Tengah, Bawaslu Jawa Tengah, perwakilan pengurus dari partai politik di Jawa Tengah, dan perwakilan dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Tengah.

Share this Article