Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Korupsi Kecil-kecilan Rawan Terjadi, Ombudsman Jateng Wanti-wanti Penyelenggara Layanan Publik
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Korupsi Kecil-kecilan Rawan Terjadi, Ombudsman Jateng Wanti-wanti Penyelenggara Layanan Publik

By Athok Mahfud
Rabu, 10 Des 2025
3 Views
Share
2 Min Read
Kepala Ombudsman Jawa Tengah, Siti Farida. (Foto: Athok Mahfud/Indoraya)
SHARE

INDORAYA – Praktik petty corruption atau korupsi kecil-kecilan rawan terjadi di sektor layanan publik. Ombudsman Jawa Tengah (Jateng) mewanti-wanti agar penyelenggara pelayanan publik tidak melakukan perilaku melanggar hukum tersebut.

Kepala Ombudsman Jateng Siti Farida mengingatkan seluruh penyelenggara pelayanan publik untuk berkomitmen mencegah praktik korupsi, khususnya bentuk petty corruption yang kerap terjadi di berbagai sektor layanan publik.

Menurut dia, korupsi kecil-kecilan tidak boleh dianggap sepele. Meskipun nilainya kecil, praktik ini berlangsung secara masif dan dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat.

Hingga penghujung 2025, lima besar dugaan maladministrasi yang paling banyak dilaporkan ke Ombudsman Jateng adalah penundaan berlarut, penyimpangan prosedur, tidak memberikan pelayanan, pengabaian kewajiban, serta permintaan imbalan berupa uang atau barang.

“Bentuk maladministrasi berupa permintaan imbalan uang atau barang termasuk yang paling banyak dilaporkan,” ujar Farida, dalam keterangan pers yang diterima Indoraya.news, Rabu (10/11/2025).

Ia menegaskan bahwa petty corruption seringkali berawal dari perilaku maladministrasi, seperti penundaan berlarut, penyimpangan prosedur, ketidakmampuan petugas, diskriminasi, hingga permintaan imbalan.

“Ketika layanan yang seharusnya mudah dan cepat justru dipersulit, kondisi tersebut membuka peluang bagi masyarakat untuk memberikan biaya tambahan atau gratifikasi kecil-kecilan. Hal ini memicu terjadinya petty corruption,” tegas Farida.

Sejalan dengan semangat Hari Anti Korupsi Sedunia 2025, pihaknya mendorong penyelenggara pelayanan publik untuk meningkatkan kualitas layanan, memperkuat transparansi, serta menerapkan prinsip zero tolerance terhadap maladministrasi.

Upaya ini, kata Siti Farida, menjadi kunci dalam menekan peluang terjadinya praktik korupsi di sektor pelayanan publik.

“Jika perilaku maladministrasi dibiarkan, maka akan membuka ruang bagi tindakan korupsi. Sebaliknya, prosedur yang mudah dipahami, ketepatan waktu, kepastian biaya, dan transparansi merupakan langkah penting dalam mencegah korupsi,” tegasnya.

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Tren Kantor Fleksibel Meningkat, Awannwork Tawarkan Ruang Premium hingga Rp436 Ribu per Meter Rabu, 11 Feb 2026
  • Dana TKD Dipangkas, Anggota DPD RI Ungkap Pengangkatan PPPK Bebani Pemerintah Daerah Rabu, 11 Feb 2026
  • Stok Bahan Pokok di Jateng Aman Jelang Labaran, Harga Tetap Stabil Rabu, 11 Feb 2026
  • Prihatin Nasib Guru Honorer, PGRI Jateng Kritik Pengangkatan 32 Ribu Pegawai SPPG Jadi PPPK Rabu, 11 Feb 2026
  • Hampir 1 Bulan Hilang, Pendaki Bukit Mongkrang Gunung Lawu Ditemukan Meninggal Dunia Rabu, 11 Feb 2026
  • Hanyut di Sungai Sambong Batang, Nelayan Ditemukan Tewas Terapung di Tengah Laut Rabu, 11 Feb 2026
  • Nekat Kendarai Motor Saat Hujan Deras, Perempuan di Semarang Hanyut dan Hilang di Sungai Rabu, 11 Feb 2026

Berita Lainnya

Jateng

Stok Bahan Pokok di Jateng Aman Jelang Labaran, Harga Tetap Stabil

Rabu, 11 Feb 2026
Daerah

TMMD Reguler ke-127 Dibuka, Kodim Kebumen Bagikan Kacamata Plus Gratis untuk Ratusan Lansia

Rabu, 11 Feb 2026
Jateng

Belasan Ribu Hektare Sawah di Jateng Gagal Panen Akibat Banjir, Pati Terparah

Rabu, 11 Feb 2026
Jateng

Pemprov Jateng Tangani Banjir Pekalongan, Pompa Air Diterjunkan dan Bantuan Ratusan Juta Disalurkan

Selasa, 10 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?