Ad imageAd image

Komunitas Disabilitas Hadir di GBK, Harap Parbowo-Gibran Dukung Program Inklusi

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 704 Views
2 Min Read
Kampanye Akbar Prabowo-Gibran. (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Komunitas disabilitas Anggrek Karya Cacat Berkreasi ikut menghadiri kampanye akbar Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Mereka harap Prabowo terus mendukung program inklusi yang dinilai penting bagi penyandang disabilitas.

Ketua Anggrek Karya Cacat Berkreasi, Sapto Yuli Isminarti (50), mengaku antusias menghadiri kampanye bertajuk ‘Pesta Rakyat untuk Indonesia Maju’ itu. Namun, katanya, akses untuk penyandang disabilitas di lokasi kampanye belum memadai.

“Kalau akses untuk mengikuti kampanye ini untuk disabilitas ini masih kurang. Jadi untuk fasilitas kalau penyandang cacat atau disabilitas kayak kamar mandi, mau masuk begitu, nah kita masih belum ada tempat khusus untuk disabilitas,” ucap Yuli saat ditemui di kawasan SUGBK, Jakarta, Sabtu (10/2/2024).

BACA JUGA:   Survei LSN Rilis Elektabilitas Capres-Cawapres: Prabowo-Gibran 51,9%, AMIN 24,3%, Ganjar-Mahhfud 18,7%

Yuli menyampaikan, dia bersama rekan disabilitas lainnya berdomisili Desa Pantai Bahagia, Muara Gembong. Dia menceritakan, mereka harus berangkat pukul 01.00 WIB kemudian naik perahu dan tiba ti GBK sejak subuh pukul 03.30 WIB.

Namun, dia mengaku perjalanan itu tidak menyurutkan antusiasnya dan tujuh rekan lainnya untuk hadir dalam kampanye tersebut. Hal itu, karena keinginannya untuk menyuarakan aspirasi penyandang disabilitas sangat besar.

“Tapi kita tetep semangat dan dengan adanya akses dan tidak, karena memang kita ingin negara Indonesia maju dan disabilitasnya juga terangkat,” ujar Yuli.

BACA JUGA:   Airlangga: Khofifah Pasti Ikut Tim Pemenangan Prabowo-Gibran di Jatim

“Kita bersama seluruh teman-teman penyandang cacat atau disabilitas ingin berjuang menyuarakan bahwa kami orang-orang termarginal menitipkan suara kepada Bapak Prabowo Subianto dan Mas Gibran Rakabuming Raka,” sambugnya.

Yuli pun menyebut bahwa program inklusi yang selama ini kurang tepat sasaran. Dengan itu, dia meminta agar sasaran program itu lebih diperhatikan lagi ke depannya.

“Jadi inklusinya itu masih seluruh disabilitas itu bareng disabilitas. Padahal kalau inklusi itu sesuai undang-undang itu misalnya 100 orang non-disabilitas, 1 orang disabilitas. Jadi kita benar-benar disamakan walaupun beda kondisi. Dan kita memperjuangkan inklusi, alhamdulillah dari Bapak Prabowo Subianto sangat mendukung program inklusi, jadi itu yang benar-benar kita harapkan,” pungkas Yuli.

BACA JUGA:   Ramaikan Debat Capres-cawapres, Mbak Tunjung Bakal Gelar Nobar di Rumahnya
Share this Article
Leave a comment