Ad imageAd image

Komisi B DPRD Jateng Godok Raperda Kedaulatan Pangan, Target Rampung Akhir 2023

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 833 Views
2 Min Read
Sekretaris Komisi B DPRD Jateng, Muhammad Ngainirrichadl

INDORAYA – Komisi B DPRD Jawa Tengah sedang menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Kedaulatan Pangan untuk menjamin ketersediaan pangan di wilayah tersebut. Raperda ditargetkan rampung akhir tahun 2023.

Komisi B DPRD Jateng menyadari bahwa sektor pangan menjadi kebutuhan wajib bagi masyarakat karena berhubungan dengan keberlangsungan hidup. Sehingga diperlukan produk hukum yang mengatur perihal pangan.

Sekretaris Komisi B DPRD Jateng Muhammad Ngainirrichadl mengatakan, saat ini pihaknya masih menggodok Raperda Tentang Kedaulatan Pangan.

Setelah menjadi Perda, diharapkan dapat menjamin kebutuhan pangan bagi masyarakat. Terlebih Jateng adalah daerah dengan lumbung pangan, namun masih mengimpor beras.

BACA JUGA:   Prabowo Subianto Sumbang 34 Ekor Sapi Kurban di Jateng

“Komisi B sedang merancang Perda tentang Kedaulatan Pangan di Jateng. Perda Kedaulatan Pangan ini berisi bagaimana menjamin Jawa tengah menjadi provinsi yang berdaulat atas pangan,” kata Richad, belum lama ini.

Dia berkata, isi Raperda tersebut meliputi aturan dan upaya peningkatan secara mandiri. Sehingga memudahkan akses pangan kepada masyarakat.

“Target tahun ini InsyaAllah kita akan selesai,” ungkap politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut.

Menurutnya, kenaikan harga beras ini disebebkan karena hukum pasar. Terlebih fenomena El Nino membuat beberapa wilayah di Jateng mengalami kekeringan dan produksi beras menurun.

BACA JUGA:   Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Jateng Tembus 1.194, Kota Semarang Paling Tinggi

Namun di sisi lain, kata Richad, permintaan meningkat, sehingga harganya melambung. Mengatasi kenaikan harga, pemerintah daerah dimint untuk rutin menggelar operasi pasar.

“Karena stok menipis dan kebutuhan banyak (harga naik). Kalau melebihi HET (harga eceran tertinggi) pemerintah harus melakukan operasi pasar,” tandas Richad.

Share this Article