Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Ketegangan Geopolitik Bikin Ekspor Lesu, Pengusaha Jateng Perkuat Perdagangan dalam Negeri
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Ekonomi

Ketegangan Geopolitik Bikin Ekspor Lesu, Pengusaha Jateng Perkuat Perdagangan dalam Negeri

By Lu'luil Maknun
Sabtu, 31 Jan 2026
4 Views
Share
2 Min Read
Ketua Umum KADIN Jawa Tengah, Harry Nuryanto Soediro. (Foto: Lu'luil Maknun/Indoraya)
SHARE

INDORAYA – Ketegangan geopolitik yang mengancam lemahnya ekonomi global dinilai turut berdampak pada kinerja ekspor Jawa Tengah. Kelompok pengusaha kini mulai merancang strategi baru agar produknya tetap eksis di pasaran.

Di tengah kondisi ini, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jawa Tengah (Jateng) mengalihkan fokus strategisnya kepada penguatan perdagangan dalam negeri. Kolaborasi dan transaksi antarprovinsi kini diposisikan sebagai penyangga utama untuk menjaga stabilitas perekonomian daerah.

Ketua Umum KADIN Jawa Tengah, Harry Nuryanto Soediro, menyatakan bahwa beberapa pasar ekspor tradisional Indonesia mulai mengalami kontraksi akibat ketegangan geopolitik dan fluktuasi mata uang.

“Kita merasakan dampaknya. Daya beli dari beberapa negara mitra ekspor kita menurun. Karena itu, strategi bertahan kita adalah dengan memperkuat fondasi perdagangan di dalam negeri,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (31/1/2026).

Strategi konkret yang sedang digalakkan adalah intensifikasi kerja sama perdagangan antarprovinsi. Menurut Harry, kerja sama dengan provinsi tetangga seperti Jawa Timur misalnya, tidak hanya sekadar transaksi, tetapi upaya membangun ketahanan rantai pasok industri.

“Kolaborasi antarprovinsi itu vital. Ini tentang saling melengkapi kebutuhan bahan baku dan produk jadi. Ketika ekspor ke luar tersendat, jaringan kuat di dalam negeri menjadi penyangga utama agar roda industri tetap berputar,” paparnya lebih lanjut.

Dia mengungkapkan, target transaksi dalam misi dagang antarprovinsi diharapkan mampu menjadi buffer bagi industri lokal.

Pihaknya juga menekankan pentingnya adaptasi dengan regulasi global yang semakin ketat, seperti aturan due diligence untuk komoditas kayu. Ia melihat kepatuhan terhadap standar keberlanjutan sebagai peluang jangka panjang.

“Tantangan seperti aturan kejelasan asal-usul kayu dari Uni Eropa harus kita jawab dengan transformasi. Ini momentum untuk menata ulang praktik bisnis ke arah yang lebih legal dan berkelanjutan, yang pada akhirnya memperkuat daya saing dan citra produk kita,” jelasnya.

Dengan strategi yang berfokus pada penguatan pasar domestik, diversifikasi kerja sama regional, dan peningkatan standar keberlanjutan, KADIN Jateng berupaya membawa pelaku usaha lokal tidak hanya melewati masa tantangan global, tetapi juga membangun fondasi ekonomi yang lebih mandiri dan tangguh untuk pertumbuhan ke depan.

TAGGED:Kadin JatengKetua Kadin Jateng Harry Nuryanto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Tren Kantor Fleksibel Meningkat, Awannwork Tawarkan Ruang Premium hingga Rp436 Ribu per Meter Rabu, 11 Feb 2026
  • Dana TKD Dipangkas, Anggota DPD RI Ungkap Pengangkatan PPPK Bebani Pemerintah Daerah Rabu, 11 Feb 2026
  • Stok Bahan Pokok di Jateng Aman Jelang Labaran, Harga Tetap Stabil Rabu, 11 Feb 2026
  • Prihatin Nasib Guru Honorer, PGRI Jateng Kritik Pengangkatan 32 Ribu Pegawai SPPG Jadi PPPK Rabu, 11 Feb 2026
  • Hampir 1 Bulan Hilang, Pendaki Bukit Mongkrang Gunung Lawu Ditemukan Meninggal Dunia Rabu, 11 Feb 2026
  • Hanyut di Sungai Sambong Batang, Nelayan Ditemukan Tewas Terapung di Tengah Laut Rabu, 11 Feb 2026
  • Nekat Kendarai Motor Saat Hujan Deras, Perempuan di Semarang Hanyut dan Hilang di Sungai Rabu, 11 Feb 2026

Berita Lainnya

Ekonomi

Kementerian Haji Usulkan Anggaran 2026 Rp3,1 Triliun untuk Persiapan Haji Tahun Depan 

Rabu, 11 Feb 2026
Ekonomi

Pemprov Jateng Susun Strategi Pelaksanaan APBD 2026, Fokus Efisiensi Belanja dan Optimalisasi Pendapatan

Selasa, 10 Feb 2026
Ekonomi

Washington Post PHK 300 Jurnalis, CEO Will Lewis Mundur di Tengah Krisis Internal

Senin, 09 Feb 2026
Ekonomi

Mensos Ungkap 15 Juta Warga Mampu Masih Terdaftar PBI BPJS Kesehatan

Senin, 09 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?