INDORAYA – Upaya menjaga kebersihan Kota Semarang terus dilakukan melalui berbagai inovasi di tingkat wilayah. Salah satunya melalui keberadaan Tim Oren di Kecamatan Semarang Tengah yang setiap hari mulai bekerja sejak pukul 04.00 pagi untuk membersihkan sampah liar di sejumlah titik kota.
Tim Oren menjadi bagian dari kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mendukung program Semarang Bersih. Kehadiran tim ini dinilai efektif membantu mengatasi penumpukan sampah liar, terutama di tepi jalan protokol dan kawasan permukiman yang belum sepenuhnya terjangkau layanan pengangkutan rutin.
Camat Semarang Tengah Aniceto Magno Da Silva menjelaskan, pembentukan Tim Oren sudah dilakukan sejak empat tahun lalu. Inisiatif tersebut berangkat dari keprihatinan terhadap masih banyaknya masyarakat yang membuang sampah sembarangan di sepanjang jalan utama kota.
“Itu sejak saya masuk (menjadi camat) Semarang Tengah lalu bentuk Tim Oren. Saya lihat banyak sampah dibuang hampir di jalan protokol, kita membantu tugas dari DLH jadi tidak hanya menunggu DLH angkutin jadi kita inisiatif,” kata camat yang biasa disapa pak Moy, Senin (2/2).
Dalam operasionalnya, Tim Oren bertugas menyisir jalan protokol hingga jalan kampung yang sulit dijangkau armada Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Sampah yang terkumpul kemudian dibawa ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) sebelum diangkut DLH menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
“Mereka bertugas mengambil sampah di jalan protokol, jalan kampung yang tidak terjangkau DLH. Mereka cukup ambil lalu buang ke TPS yang ada di Semarang Tengah lalu dari TPS diangkut DLH sampai ke TPA,” bebernya.
Saat ini, Tim Oren Kecamatan Semarang Tengah beranggotakan 32 orang yang berasal dari 15 kelurahan dan satu kecamatan. Mereka mulai bekerja sejak dini hari untuk memastikan lingkungan kota tetap bersih saat aktivitas masyarakat dimulai.
“Mereka dari jam 4 pagi sudah bergerak pungut sampah, mereka juga potong rumput liar seperti di Jalan Pemuda, Gajahmada, Simpang Lima,” kata dia.
Selain menangani sampah liar, Tim Oren juga membantu memotong rumput liar dan membersihkan saluran air dari tumpukan sampah yang berpotensi menyebabkan genangan saat hujan.
Camat Semarang Tengah juga membuka ruang partisipasi masyarakat untuk melaporkan kebutuhan penanganan kebersihan lingkungan kepada Tim Oren.
“Kalau warga mau minta tolong ada sampah di saluran, atau rumput liar tinggi bisa kontak kami,” pungkasnya.
Keberadaan Tim Oren diharapkan dapat memperkuat kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus mempercepat penanganan sampah liar di wilayah Kota Semarang.


