Ad imageAd image

Kepengurusan Asprov yang Baru Siap Bawa Sepak Bola Jateng Lebih Maju

Sigit H
By Sigit H 101 Views
3 Min Read
Para pengurus PSSI Asosiasi Provinsi Jawa Tengah.

INDORAYA – Kongres pemilihan ketua, wakil ketua, dan executive committee (Exco) PSSI Asosiasi Provinsi Jawa Tengah telah selesai dilaksanakan Jumat (28/1/2022) silam. Tercatat, Yoyok Sukawi terpilih sebagai ketua umum secara aklamasi kemudian Edi Sayudi sebagai wakil ketua.

Sementara dari jajaran exco ada tujuh exco yang terpilih yakni Joni Kurnianto, Heri Fitriansyah, Danang Aji Saputra, Bambang Tujiatno, Danur Risprianto, Sukardiono, dan Arya Surendra.

Usai pemilihan, ketua umum terpilih yakni Yoyok Sukawi menyampaikan ucapan terima kasih kepada para voters dan berharap ke depan bersama stakeholder sepak bola di Jawa Tengah bisa memajukan olahraga si kulit bundar di provinsi tersebut.

BACA JUGA:   Pesilat MTsN Lingga Raih Perak di Ajang Internasional

“Terima kasih amanah dari semua voters yang menghendaki saya menjadi Ketua Asprov 2022-2026 secara aklamasi, insya-Allah amanah ini akan kami laksanakan sebaik-baiknya untuk kemajuan sepak bola di Jateng yang sudah lama kita cita-citakan bersama. Yakni sepak bola yang maju dan bermartabat baik pembinaan maupun kompetisinya,” tutur Yoyok Sukawi di Semarang pada Selasa (1/2/2022).

“Amanah ini semakin menguatkan kesolidan keluarga besar sepak bola Jateng yang sudah lama terjalin, mengedepankan kekeluargaan berpegang teguh pada statuta. Mohon doa restunya memimpin sepak bola Jateng supaya lancar,” lanjutnya.

Sementara itu, salah satu exco, Joni Kurnianto juga mengungkapkan harapannya setelah terpilih. Wakil ketua DPRD Kabupaten Pati ini berharap, sepak bola di Jateng semakin maju dan setara dengan provinsi tetangga seperti Jawa Timur dan Jawa Barat.

BACA JUGA:   Terus Tekan Stunting di Jateng, Heri Pudyatmoko Minta Peningkatan Gizi Masyarakat

“Sepak bola di Jawa Tengah harus setara dengan provinsi tetangga seperti Jatim dan Jabar. Seperti di Liga 1, Alhamdulillah sekarang ada Persis Solo di Liga 1 untuk menemani PSIS. Kemudian di Liga, perwakilan Jateng ke depannya lebih banyak dan yang berpartisipasi di Liga 3 juga semakin banyak supaya sepak bola di Jateng lebih maju,” ujar Joni Kurnianto.

Ia juga mengatakan bahwa mau tak mau harus diakui bahwa perkembangan sepak bola di Jateng beberapa tahun terakhir seperti jalan di tempat. Oleh sebab itu, Joni bersama jajaran pengurus Asprov PSSI Jateng yang baru ingin memperbaiki hal tersebut.

BACA JUGA:   Direktur SDM Pegadaian: Informasi Rekrutmen Karyawan Berbayar adalah Hoax

“Perkembangan Jawa Tengah sepak bolanya masih stuck. Sepak bola Jawa Tengah harus lebih baik. Di Liga 3 nasional misalnya, perwakilan Jateng hanya dapat tiga. Ini yang harus kami perbaiki,” lanjut Joni.

Selain itu, soal pembinaan, Joni Kurnianto mengatakan bahwa ke depan dari kabupaten dan kota yang ada di Jawa Tengah, pembinaannya harus merata.

“Harusnya di kabupaten-kabupaten dan kota di seluruh Jateng mulai dari utara, selatan, barat, timur, tengah pembinannya sama. Jangan ada yang timpang,” pungkas Joni.(IR)

Share this Article