Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Kendal Jadi Contoh Nasional Pemberdayaan Ekonomi Desa
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Kendal Jadi Contoh Nasional Pemberdayaan Ekonomi Desa

By Redaksi Indoraya
Rabu, 17 Sep 2025
Share
3 Min Read
Kendal Jadi Contoh Nasional Pemberdayaan Ekonomi Desa.
SHARE

INDORAYA – Kawasan Produksi Widuri yang berada di Desa Wonosari, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, ditetapkan sebagai wilayah percontohan dalam pelaksanaan Program Aktivasi 1.001 Titik Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kawasan.

Wilayah ini dikembangkan sebagai salah satu titik penguatan ekonomi pedesaan dengan mengangkat potensi kearifan lokal. Inisiatif tersebut merupakan gagasan dari Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan melibatkan berbagai pihak lintas sektor, termasuk pemerintah daerah, lembaga pemberdayaan masyarakat, Baznas, lembaga filantropi, yayasan pesantren, perusahaan swasta, dan lainnya.

Pelaksanaan program di kawasan tersebut dijalankan oleh Yayasan Pondok Pesantren Al Muchsin, Perkumpulan Widuri, serta Yayasan Rumah Suluk Arthatantra.

Peresmian kawasan dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, yang didampingi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, pada Rabu, (17/9/2025).

Melalui program ini, masyarakat diberdayakan dalam bidang perkebunan, pertanian, dan peternakan secara sirkular. Hasil produksinya terhubung langsung dengan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta diupayakan terintegrasi dengan jaringan ritel untuk memperkuat rantai pasar.

Terdapat delapan program prioritas yang dikembangkan di kawasan ini, yakni: pengembangan sentra melon premium, kebun petik buah kelengkeng, penggemukan domba dan kambing, ternak ayam petelur skala rumah tangga, pertanian jagung, pengelolaan sampah rumah tangga, pembentukan dana abadi komunitas, kios grosir kebutuhan pokok, serta program 1 keluarga 1 sarjana.

Sumarno menyampaikan bahwa inisiatif ini sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang tengah mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kawasan atau aglomerasi wilayah.

“Jadi ini tidak berdiri sendiri, saling dukung, dan saling memberi kesempatan. Tentu saja akan menjadi kekuatan yang lebih, untuk meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa Pemprov Jateng memberikan dukungan penuh karena program ini mengedepankan pemberdayaan desa secara berbasis kawasan.

Sementara itu, Muhaimin Iskandar menegaskan pentingnya membangun ekosistem yang kuat agar setiap program dapat berjalan sukses. Ia menyebut kolaborasi dari hulu ke hilir perlu terus diperkuat guna menghasilkan produk ekonomi yang berkelanjutan.

“Program percontohan ini merupakan pematangan dari seluruh rangkaian yang dilakukan oleh pemerintah maupun non-pemerintah. Inilah yang akan menjadi harapan kita, mendorong ekosistem itu tumbuh dan berkembang di masyarakat desa kita,” kata dia.

Ia juga berharap agar keberhasilan Kawasan Produksi Widuri di Kendal bisa dijadikan model untuk direplikasi di berbagai daerah lainnya.

TAGGED:Kawasan Produksi WiduriPemberdayaan Ekonomi Desa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Desa Tempur Jepara Tak Lagi Terisolasi, Penanganan Banjir Terus Berlanjut Selasa, 13 Jan 2026
  • Apple Gandeng Google, Gemini Disiapkan Jadi Fondasi AI di iPhone dan Siri Selasa, 13 Jan 2026
  • Program Demak Cerdas Perluas Akses Internet SMP Negeri, Perpustakaan Digital Jadi Fokus Selasa, 13 Jan 2026
  • Belum Naik, Harga Daging Sapi di Batang Masih Stabil Awal Januari Selasa, 13 Jan 2026
  • Dilanda Cuaca Ekstrem dan Banjir, Kudus Siaga Bencana Hingga 19 Januari Selasa, 13 Jan 2026
  • 530 Hektare Lahan di Batang Bakal Ditanami Padi Biosalin Tahun Ini Selasa, 13 Jan 2026
  • Pemerintah Siap Ekspor Beras Awal 2026, Bulog Disiapkan Serap Panen Raya Selasa, 13 Jan 2026

Berita Lainnya

Jateng

Dilanda Cuaca Ekstrem dan Banjir, Kudus Siaga Bencana Hingga 19 Januari

Selasa, 13 Jan 2026
Jateng

Jepara Kucurkan Rp7,7 Miliar Alsintan untuk Petani, Dorong Produktivitas dan Ketahanan Pangan

Selasa, 13 Jan 2026
Jateng

Ratusan Siswa Grobogan Diduga Keracunan MBG, Pemprov Jateng Turun Tangan

Selasa, 13 Jan 2026
Daerah

Bus DAMRI Karimunjawa Jepara Resmi Beroperasi Tahun Ini, Tarif Rp7.000 Per Orang

Selasa, 13 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?