Ad imageAd image

Kecelakaan di Pamularsih Semarang, Mobil Oleng Tabrak Tiang Lampu Jalan Hingga Roboh

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 863 Views
2 Min Read
Sebuah mobil menabrak lampu penerang jalan di Jalan Pamularsih Raya, Kelurahan Grisikdono, Kota Semarang, Kamis (21/3/2024). (Foto: Athok Mahfud)

INDORAYA – Kecelakaan terjadi di Jalan Pamularsih Raya, Kelurahan Grisikdono, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Sebuah mobil hilang kendali atau oleng dan menabrak lampu penerang jalan hingga roboh.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis (21/3/2024) malam sekira pukul 18.50 WIB. Mobil kijang kapsul berwarna hitam berjalan dari arah bunderan jembatan layang Kalibanteng.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Grisikdono Polsek Semarang Barat, Bripka Budi Nurrahman mengatakan, kecelakaan ini disebabkan oleh ban mobil belakang yang pecah.

Mobil yang berangkat dari Brebes menuju Boyolali tersebut hilang kendali dan akhirnya menabrak tiang lampu jalan.

BACA JUGA:   Kecamatan Tugu Semarang Bakal Jadi Kawasan Industri Baru, Lahan 430 Hektare Disiapkan

“Bannya pecah, ban belakang pecah, terus oleng (hilang kendali) ke kanan terus nabrak,” ujar Bripka Budi saat ditemui Indoraya.news di lokasi.

Seketika itu tiang lampu langsung roboh dan pecahan kacanya berserakan di sekitar jalan. Arus lalu lintas sempat terganggu karena insiden ini.

Mobil itu berisi sepasang suami istri dan empat anaknya. Sejumlah warga yang berada di lokasi langsung membantu penumpang dan membawanya ke pinggir jalan.

“Mereka dari Brebes mau ke Boyolali ke orang tua. Jumlah penumpang bapak dan ibu sama empat anak,” tutur Budi.

BACA JUGA:   40 Rumah di Meteseh Semarang Diterjang Banjir, Warga Sempat Naik Genting

Keenam korban kecelakaan tunggal itu selamat. Namun sebagian mengalami luka ringan, khususnya ibu dan dua anak yang harus menjalani perawatan.

“Sudah ditangani, penanganan dari relawan Semarang Hebat, ini mobil ambulance dari Manyaran mau ke sini. Ibunya harus ditangani lebih lanjut,” ungkapnya.

Akibat insiden ini, kondisi mobil ringsek bagian depan. Sementara lampu penerang jalan yang ambruk itu cahayanya mati.

Warga kemudian bergotong-royong mendorong mobil itu ke pinggir jalan dan juga membersihkan sisa pecahan lampu agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

BACA JUGA:   Kecelakaan Libatkan Pelajar SMA di Semarang Hingga Tewas, KPTS: Pengawasan Lalu Lintas Lemah

“Lampunya (yang roboh kita koordinasi) ke Dishub (Dinas Perhubungan),” pungkas Bripka Budi Nurrahman.

Share this Article
Leave a comment