Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Kasus Kematian Ibu dan Anak di Kebumen, DPRD Jateng Kritik Kinerja Dinsos
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Berita

Kasus Kematian Ibu dan Anak di Kebumen, DPRD Jateng Kritik Kinerja Dinsos

By Dickri Tifani
Rabu, 14 Jan 2026
Share
3 Min Read
Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Tengah, Yudi Indras Wiendarto, menyoroti kinerja Dinsos Kabupaten Kebumen yang dinilai kurang memberikan perhatian terhadap kondisi masyarakat rentan. (Foto: Dickri Tifani Badi/INDORAYA)
SHARE

INDORAYA – Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Tengah, Yudi Indras Wiendarto, menyoroti kinerja Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kebumen yang dinilai kurang memberikan perhatian terhadap kondisi sosial masyarakat. Sorotan tersebut disampaikannya sebagai respons atas kasus kematian seorang ibu dan anak di Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada Selasa (6/1/2026).

Kasus tersebut menimbulkan keprihatinan mendalam, terutama karena korban merupakan kelompok rentan yang semestinya mendapat perhatian dan perlindungan sosial dari pemerintah daerah.

Ibu dan anak itu diketahui berinisial AA (48) dan AT (5). Keduanya ditemukam meninggal dunia dalam kondisi tergantung di dalam rumahnya. Saat ini pihak aparat masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti peristiwa tersebut.

Yudi mengaku sangat prihatin atas kejadian itu. Ia mendorong Dinsos Kabupaten Kebumen agar lebih peka dan responsif terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya warga yang masuk kategori rentan dan membutuhkan pendampingan.

Menurutnya, Dinsos memiliki tanggung jawab besar dalam pemberdayaan sosial, rehabilitasi sosial, perlindungan dan jaminan sosial, serta penanganan fakir miskin.

“Saya baru tahu kabar itu. Ini juga masuknya masalah sosial, bidang Dinsos. Nanti kami akan dorong agar kebih peduli kepada masyarakatnya. Korban yang seperti itu pasti di Desil 1, ini kok bisa sampai lepas,” kata Yudi kepada Indoraya.News, Rabu (14/1/2026).

Meski berada di bawah kewenangan Dinas Sosial, Yudi menegaskan bahwa kepekaan sosial tidak boleh berhenti di satu instansi saja. Ia mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk lebih peka terhadap persoalan sosial di lingkungan terdekat.

Ia bahkan mendorong bupati dan wali kota untuk turun tangan langsung dengan menggerakkan jajarannya melakukan verifikasi kondisi warga, setidaknya dimulai dari wilayah tempat tinggal masing-masing.

“Libatkan juga seluruh ASN. Perintahkan untuk melakukan verifikasi. Kalau sampai tidak setor nama, kenakan sanksi. Ini bisa menjadi bentuk verifikasi. Sudah ada tiga kabupaten melakukan itu, sangat valid dan cepat verifikasi warga miskinnya,” pinta politisi Partai Gerindra itu.

Selain itu, Yudi meminta agar Program Keluarga Harapan (PKH) lebih dioptimalkan di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah sebagai upaya pencegahan agar peristiwa serupa tidak terulang di daerah lain.

Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar. Jika melihat tetangga yang mengalami kesulitan berat atau menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan, masyarakat diminta segera melapor kepada dinas terkait atau aparat setempat.

“Jadi memang butuh peran serta semua orang. Semuanya harus lebih aktif. Peristiwa di Kebumen akan kami jadikan koreksi, khususnya di masalah sosial yang juga mencangkup bidang kami,” tegasnya.

Sebagai informasi, kasus kematian ibu dan anak tersebut sempat mengguncang warga Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen. Aparat kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan rangkaian peristiwa dan faktor yang melatarbelakangi kejadian tersebut.

Disclaimer:

Bunuh diri bukanlah solusi untuk menyelesaikan permasalahan kehidupan.

Jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami tekanan berat atau muncul pikiran untuk mengakhiri hidup, segera hubungi layanan darurat kesehatan jiwa Kemenkes di nomor 119 ext. 8 atau hotline Kemenkes di 021-500-454 untuk mendapatkan bantuan profesional.

TAGGED:Kasus Ibu dan Anak di KebumenKinerja Dinsos KebumenYudi Indras Wiendarto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Prancis dan Kanada Resmi Buka Konsulat di Nuuk, Tegaskan Dukungan untuk Greenland Sabtu, 07 Feb 2026
  • Gajah Sumatera Ditembak Mati di Pelalawan, Belalai dan Gading Hilang Sabtu, 07 Feb 2026
  • Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Akui Terima Suap Restitusi Pajak, Kini Ditahan KPK Sabtu, 07 Feb 2026
  • Budisatrio Tegaskan “Kompak, Bergerak, Berdampak” di HUT ke-18 Gerindra DPR RI Sabtu, 07 Feb 2026
  • HUT ke-18 Gerindra, Prabowo Ingatkan Kader Jaga Uang Rakyat dan Hindari Perbuatan Tercela Sabtu, 07 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko: Pendidikan Merata Kunci Daya Saing Jawa Tengah Jumat, 06 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Primer di Jawa Tengah Jumat, 06 Feb 2026

Berita Lainnya

Hukum Kriminal

Gajah Sumatera Ditembak Mati di Pelalawan, Belalai dan Gading Hilang

Sabtu, 07 Feb 2026
Hukum Kriminal

Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Akui Terima Suap Restitusi Pajak, Kini Ditahan KPK

Sabtu, 07 Feb 2026
Berita

Kasus Dosen Untag Tewas, AKBP Basuki Tempuh Banding Usai Dipecat

Jumat, 06 Feb 2026
Hukum Kriminal

Pura-Pura Mati, Ibu Korban Selamat dari Perampokan Sadis Boyolali

Jumat, 06 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?