INDORAYA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kesiapan libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 di Stasiun Semarang Tawang, Kota Semarang, Minggu (21/12/2025). Kunjungan ini bertujuan memastikan kelancaran arus mudik dan balik Nataru serta keamanan masyarakat selama libur akhir tahun.
Listyo didampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, dan Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho. Pantauan Indoraya, stasiun sudah dipadati penumpang empat hari menjelang Natal, termasuk anak-anak yang hendak berlibur bersama keluarga.
“Alhamdulillah hari ini saya berkunjung ke Stasiun Tawang untuk mendengarkan langsung dan melihat situasi pelayanan Natal dan Tahun Baru, khususnya terkait dengan arus mudik,” kata Listyo.
Menurutnya, pengamanan Nataru tidak hanya berfokus pada arus mudik dan balik, tetapi juga kegiatan ibadah Natal serta aktivitas wisata masyarakat.
“Di dalamnya ada kegiatan masyarakat yang akan melaksanakan mudik dan balik. Di satu sisi juga ada kegiatan ibadah yang tentunya harus diamankan, dan juga kegiatan masyarakat yang biasanya mendatangi tempat-tempat wisata,” jelasnya.
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub), jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan selama Nataru meningkat dibanding tahun sebelumnya. Diperkirakan sekitar 8,83 juta orang akan melakukan mudik pada libur Natal dan Tahun Baru.
“Bapak Menhub sudah menyampaikan bahwa hasil survei dari Kementerian Perhubungan ada kenaikan 7,97 persen atau sekitar 8,83 juta masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan mudik,” ungkap Listyo.
Katanya, kenaikan ini menjadi perhatian serius pemerintah. Arahan Presiden RI Prabowo Subianto telah ditindaklanjuti melalui rapat terbatas dan koordinasi lintas kementerian untuk memastikan pelayanan masyarakat berjalan lancar.
“Beliau ingin memastikan bahwa pelayanan terkait dengan Nataru ini betul-betul bisa terlaksana dengan baik, masyarakat betul-betul bisa terlayani,” tambah Listyo.
Selain itu, Listyo menyatakan bahwa pemerintah menyiapkan berbagai insentif untuk memudahkan perjalanan masyarakat, seperti potongan tarif jalan tol, diskon penyeberangan kereta, dan pengangkutan motor gratis.
“Ini kita harapkan menjadi hal-hal yang memudahkan masyarakat yang akan melaksanakan mudik untuk mendapatkan alternatif-alternatif perjalanan. Kereta api jadi salah satu pilihan mudik yang paling aman selama ini, tentunya ini juga bisa menjadi pilihan bagi masyarakat,” pungkasnya.


