Ad imageAd image

Kapolri Prediksi Arus Lalu Lintas Mudik dan Arus Balik di Tol Kalikangkung Meningkat

Dickri Tifani
By Dickri Tifani 728 Views
4 Min Read
Suasana Tol Kalikangkung sekitar pukul 18.00 WIB, Rabu (3/4/2024). (Foto: Dickri Tifani Badi)

INDORAYA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memprediksi arus lalu lintas saat arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 2024 di Jalan Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah (Jateng) meningkat.

Dia merinci arus mudik di Jalan Tol Kalikangkung meningkat 4 persen dan 1,5 persen untuk arus balik yang melintas di jalan tol tersebut.

“Kami sudah mendapatkan laporan. Berdasarkan hasil survei akan ada peningkatan masuk- keluar di jalur Tol Kalikangkung meningkat 4 persen untuk arus mudik. Dan arus balik meningkat 1,5 persen,” ujar Kapolri usai meninjau kesiapan petugas dalam menghadapi arus mudik dan arus balik di Tol Kalikangkung, Rabu (3/4/2024) sore.

Jenderal Listyo Sigit saat meninjau di lokasi tersebut didampingi Menko PMK Muhadjir Effendy, Menhub Budi Karya Sumadi, Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen Deddy Suryadi serta Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi.

BACA JUGA:   Jelang Mudik 2023, KAI Daop 4 Lakukan Inspeksi Lintasan untuk Keselamatan Perjalanan KA

Dalam kesempatan ini, Kapolri mengungkapkan peningkatan baik arus mudik dan balik di Tol Kalikangkung itu, yakni hal tersebut menjadi perhatian khusus.

Sehingga, pihaknya melakukan antisipasi seperti penanganan kemacetan selama arus mudik dan balik Lebaran tahun ini bisa terurai.

“Pertama tadi sudah dilaporkan penambahan pintu exit tol, sistem pembayaran mobile reader, dan ada 11 titik yang dilanda banjir yang sudah disiapkan jalur alternatif sebagai pilihan saat hujan. (Antisipasi) ini mempercepat kemacetan yang ada,” katanya.

Terkahir, Jenderal Listyo Sigit mengimbau kepada masyarakat yang akan melaksanakan mudik Lebaran 2024 agar jangan memaksakan ingin cepat sampai tujuan. Jika merasa kelelahan, kata dia, pihaknya bersama stakeholder lainnya sudah menyiapkan rest area dan tempat istirahat yang berada di jalan arteri.

“Hindari istirahat di bahu jalan, banyak tempat istirahat. Munculnya laka lantas, ada kendaraan yang berhenti di bahu jalan. Pengemudi yang lelah kaget,” pintanya.

BACA JUGA:   HUT Ke 467, Kota Semarang Bakal Hadirkan Pawai Ogoh-Ogoh

Sementara itu, Menko PMK Muhadjir Effendy mengapresiasi kesiapan arus mudik dan balik di Jateng dinilai sudah bagus. Pasalnya, langkah-langkah yang sudah disiapkan oleh Polda Jateng sudah sangat cermat misalnya sebelum adanya operasi ketupat, yakni dilakukan gelar operasi candi agar sebagai tes lapangan atau pemanasan sebelum arus mudik dan balik dimulai.

Muhadjir menyampaikan ada beberapa catatan khusus agar arus mudik dan balik berjalan lancar dan aman.

Pertama, pihaknya meminta kepada para pemuka untuk betul-betul memanfaatkan rest area sewajarnya dan jangan berlama-lama atau setidaknya tidak lebih dari 30 menit..

“Selain batas waktu, rest area juga disiapkan toilet fungsional nanti hanya digunakan
untuk buang air kecil. Karena itu para pemudik yang mampir atau berhenti di rest area, bermaksud buang hajat harus betul-betul cermat memilih lokasi. Kalau hanya sekedar buang air kecil, silahkan menggunakan toilet fungsional, sehingga akan lebih mempermudah pengelolaan di rest area,” jelasnya.

BACA JUGA:   Rutin Hadiri Konsolidasi, Mbak Tunjung Tunjukkan Loyalitasnya untuk Gerindra

“Dan seperti yang sudah kita sepakati, sebagian besar rest area ada area bermain anak-anak dan juga ruang laktasi untuk ibu-ibu yang sedang menyusui . Ini prioritas kami terhadap pengendara yang rentan, terutama ibu yang menyusui, anak dan lansia,” imbuhnya.

Pihaknya menyebut bahwa wilayah Jateng merupakan sebagai tumpuan para mudik yang keluar dari Jateng. Sehingga, persiapan itu perlu dilakukan secara matang minimal 50 persen sudah berjalan secara baik.

“Jateng adalah tumpuan mudik, karena setelah keluar dari Jakarta itu di Jateng akan ada pembagian ke selatan, menuju Jatim, kalau berhasil penangan di Jateng ditangani dengan baik, maka sekitar 50 % urusan mudik selesai,” paparnya.

Share this Article
Leave a comment