Ad imageAd image

Kapolri Listyo Diminta Jadi Saksi di MK: Dengan Senang Hati Akan Hadir

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 673 Views
1 Min Read
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto:Istimewa)

INDORAYA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan keinginannya untuk menjadi saksi dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) presiden dan wakil presiden 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK) dengan senang hati.

Pernyataan ini sebagai tanggapan terhadap permintaan dari Tim Hukum Ganjar-Mahfud agar MK memanggil Kapolri dalam sidang sengketa Pilpres.

“Saya akan hadir dengan senang hati jika hakim MK memutuskan untuk mengundang saya. Kami tunduk pada aturan dan konstitusi,” ujarnya dalam konferensi pers setelah acara Buka Puasa Bersama TNI-Polri, Jakarta, pada hari Selasa (2/4/2024).

BACA JUGA:   Akibat Cuaca Buruk, Helikopter Kapolda Jambi Mendarat Darurat

Sebelumnya, Tim Hukum TPN Ganjar-Mahfud Todung Mulya Lubis berpendapat bahwa kehadiran Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam persidangan sangat penting karena banyak anggota kepolisian yang diduga terlibat dalam intimidasi dan masalah lain yang terkait dengan Pemilu.

“Kenapa harus Kapolri? Karena kami akan menunjukkan bahwa ada banyak hal yang terkait dengan kepolisian, termasuk intimidasi, kriminalisasi, dan ketidaknetralan dalam kampanye,” ujar Todung.

Dengan memanggil Kapolri, Todung berharap berbagai dugaan tersebut dapat dijelaskan dan diklarifikasi langsung oleh Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

BACA JUGA:   Pastikan Pemilu Aman dan Kondusif, Panglima TNI dan Kapolri Keliling TPS

“Kami ingin meminta Kapolri untuk memberikan penjelasan dan pertanggungjawaban atas kebijakan dan perintah yang dikeluarkannya, karena melihat hanya masalah bansos saja tidaklah cukup,” tutur Todung.

Share this Article
Leave a comment