Ad imageAd image

Kadin Kenalkan Peluang Binis Lewat Pameran Kuliner Pengganti Beras di CFD Semarang

Dickri Tifani
By Dickri Tifani 603 Views
2 Min Read
Kadin Kota Semarang menggelar pameran kuliner makanan pendamping beras di area Cra Free Day (CFD) di Jalan Pahlawan Semarang, Minggu (9/6/2024). (Foto : Kadin Kota Semarang)

INDORAYA – Kadin Kota Semarang menggelar pameran kuliner makanan pendamping beras di area Cra Free Day (CFD) di Jalan Pahlawan Semarang, Minggu (9/6/2024).

Selain mensosialisasikan bahan makanan pendamping beras, acara itu juga menjadi ajang mengenalkan peluang usaha kuliner di Kota Semarang.

Kadin Kota Semarang memboyong 13 tenan dari restoran hingga hotel untuk memamerkan produk olahan makanan pendamping beras.

Makanan-makanan tersebut bisa dinikmati gratis oleh masyarakat. Tak hanya ada makanan gratis, acara juga diisi dengan hiburan dan senam sehat bersama.

BACA JUGA:   Hingga Jumat Malam, Pemadam Kebakaran Masih Berupaya Padamkan Api di TPA Jatibarang

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua LKPP Hendrar Prihadi yang turut senam sehat bersama dengan Ketua Kadin Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara.

Dalam sambutannya, Hendi panggilan akrab calon Gubernur Jateng ini menyampaikan apresiasi kepada Ketua Kadin Kota Semarang.

“Saya mengapresiasi Kadin Kota Semarang yang bisa mengadakan kegiatan ini, harapannya kegiatan ini bisa berlanjut karena manfaat untuk masyarakat juga bagus,” harap Hendi.

Sementara itu Arnaz yang juga bakal calon wali kota Semarang ini mengatakan acara itu dilakukan sebagai upaya membantu mewujudkan kedaulatan pangan.

BACA JUGA:   Mayoritas Kebakaran Terjadi di Lahan, Wali Kota Semarang Intruksi Camat dan Lurah untuk Petakan Lahan Kering

“Hari ini Kadin Kota Semarang dan teman-teman koki dari beberapa hotel dan restoran kita mencoba untuk mensukseskan kedaulatan pangan bagaimana ada sebuah pengganti bahan baku selain beras,” ujarnya.

Ketua KONI Kota Semarang ini mengaku terpukau dengan berbagai kreasi para koki itu dalam mengolah bahan makanan nonberas itu.

Karena itu, dia berharap masyarakat juga ikut melihat hal tersebut sebagai peluang usaha.

“Kalau dikreasikan dan diinovasikan seperti ini menurut saya sangat luar biasa peluangnya, sebenarnya tanpa kita sadari kan kita sudah sering menemukan ini mungkin di kelas UMKM ya tapi ini menarik, menurut saya bagaimana mereka bisa kreatif dan dikreasikan dan kita tidak menyangka ini makanan-makanan yang sering kita jumpai di kampung-kampung atau di jalan-jalan,” ujar Arnaz.

BACA JUGA:   Klaim Sudah Telepon-teleponan, Kepala Disnaker Kota Semarang: Apindo "Monggo" Tak Gunakan PP 51/2023
Share this Article