Ad imageAd image

Jurnalis Perempuan Alami Pelecehan Seksual Saat Meliput Kampanye Ganjar-Mahfud di Semarang

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 882 Views
2 Min Read
Ilustrasi pelecehan seksual. (Foto: istimewa)

INDORAYA – Seorang jurnalis perempuan di salah satu media di Jawa Tengah (Jateng) diduga mengalami pelecehan seksual saat meliput acara kampanye akbar Hajatan Rakyat Ganjar-Mahfud di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang, Sabtu (10/2/2024).

Aksi pelecehan seksual diduga dilakukan oleh ajudan Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani. Perlakuan itu diterima korban  saat Puan tengah berswafoto dengan awak media di belakang panggung usai wawancara doorstop.

Dalam kesempatan itu, ajudan yang mengenakan seragam krem dengan in ear terpasang di telinganya itu menyentuh selangkangan korban saat foto selfie.

BACA JUGA:   Bandara Ahmad Yani Semarang Terapkan Aturan Perjalanan Baru

Posisi Ketua DPR RI tersebut berada di tengah belasan jurnalis perempuan. Sementara korban berada tepat di sebelah kiri Puan.

Sementara ajudannya terlihat jongkok di belakang Puan untuk merenggangkan jarak di sebelah Puan. Padahal sekumpulan jurnalis perempuan ini tidak saling berdesakan dan relatif berjarak.

“Jangan pegang-pegang. Ini tuh kemaluan,” sontak korban meneriaki pelaku usai foto selfie bubar. Sang ajudan pun meninggalkan lokasi dan korban langsung berteriak menangis histeris.

Usai kejadian, jurnalis perempuan yang meliput kampanye terakhir Ganjar-Mahfud itu bercerita bahwa ajudan Puan Maharani memegang kemaluannya.

BACA JUGA:   Kenalkan ke Generasi Muda, Keroncong Pesantenan Tampil dengan Lagu-lagu Hits

“Aku di belakang Bu Puan, terus ajudannya Bu Puan nyingkirin sambil bilang awas-awas, tapi tangannya megang kemaluan. Aku lihatin, sambil mencerna. Ke dua kali dia megang di tempat yang sama,” kata korban sambil terisak.

Menurut pengakuan korban, sentuhan yang dilakukan ajudan itu terjadi dua kali hingga bagian atas selangkangan.

“Setelah dua kali itu dia bilang sorry, sorry. Aku sempat bilang ini kemaluan lhi mas. Orangnya langsung pergi,” ungkapnya.

Sementara salah satu jurnalis media nasional lainnya, sempat melihat terduga pelaku meninggalkan backdrop atau belakang panggung tersebut usai swafoto.

BACA JUGA:   Meriahkan Natal, Hotel Ciputra Semarang Buat Pohon Natal Setinggi 4 Meter Dihiasi Boneka Teddy Bear

“Dugaanku ADC (ajudan atau pelaku) karena pakai seragam pakai earphone dan HT,” kata saksi.

Peristiwa ini langsung membuat heboh awak media yang berada di lokasi. Sebab, korban langsung menangis dan histeris usai menerima pelecehan seksual tersebut.

Share this Article