Ad imageAd image

Jemaah Umrah Masuk Arab Wajib Vaksin Meningitis, Jateng Sudah Terapkan Sejak Lama

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 712 Views
2 Min Read
Kepala Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Mustain Ahmad. (Foto: Athok Mahfud/Indoraya)

INDORAYA – Arab Saudi kembali mewajibkan vaksin meningitis bagi jemaah umrah musim 1445 H/2024 M. Merespon hal ini, Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Tengah (Jateng) mengaku telah menerapkannya sejak lama.

Kepala Kemenag Jateng, Mustain Ahmad mengatakan, wajib vaksin meningitis bagi jemaah umrah sudah diterapkan di Jateng sebelum adanya aturan baru tersebut.

“Sudah sejak dulu, jadi memang berpergian ke Arab Saudi protokolnya harus Vaksin Meningitis,” katanya saat dihubungi, belum lama ini.

Menurutnya, aturan ini kembali dipertegas karena sebelumnya ada sejumlah negara yang tidak menerapkan wajib vaksin meningitis bagi jemaah umrah.

BACA JUGA:   DPRD Jateng Minta Disdikbud Kaji Ulang Larangan Studi Tur bagi Sekolah

“Kemudian memang beberapa tahun untuk umroh di beberapa negara tidak diwajibkan. Tapi kalau Indonesia dari dulu selalu vaksin meningitis,” kata Mustain.

Dalam prosesnya, Kemenag Jateng menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) masing-masing kabupaten/kota untuk memfasilitasi para jemaah. Vaksinasi untuk jemaah dilakukan minimal 10 hari sebelum berangkat ke Tanah Suci.

“Vaksin itu masa efektifnya minimal 10 hari ya, jadi sudah kami fasilitasi bersama Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota untuk para jamaah bisa dapat vaksin,”

Bahkan, tidak hanya vaksin meningitis, jemaah umrah dan haji dari Jateng juga wajib melakukan vaksin polio. Kebijakan ini berlaku bagi Jateng dan Jatim. Seperti diketahui kasus polio ditemukan di Klaten serta Sampang dan Pamekasan.

BACA JUGA:   Berpeluang Terpilih DPD RI, Gus Yasin Dinilai Jadi Ancaman 4 Incumbent Dapil Jateng

“Ditambah dengan vaksin polio, karena ada kondisi untuk Jateng dan Jatim harus ada vaksin polio. Ini kebijakan kementerian kesehatan kita ya, khusus di Jateng dan Jatim,” tandas Mustain.

Diberitakan sebelumnya Arab Saudi kembali mewajibkan vaksin meningitis bagi jemaah umrah musim 1445 H/2024 M. Hal ini tertulis dalam dokumen persyaratan kesehatan dan rekomendasi bagi jemaah umrah yang dibagikan oleh Kementerian Kesehatan Arab Saudi.

Persyaratan vaksin ini setidaknya terbagi ke dalam tiga bagian, yaitu vaksin yang diwajibkan, vaksin yang direkomendasikan dan tindakan pencegahan yang dilakukan oleh otoritas kesehatan di titik masuk.

BACA JUGA:   Kasus Siswa Bakar Sekolahnya di Temanggung, PGRI Jateng: Kompetensi Pribadi Guru Diperlukan

Vaksin meningitis atau meningitis meningokokus termasuk dalam kategori vaksin diwajibkan bagi seluruh jemaah umrah usia di atas satu tahun. Vaksin ini berlaku bagi seluruh negara di dunia tanpa terkecuali.

 

Share this Article