INDORAYA – Pelaksana tugas atau Plt Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu (Mbak Ita) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Semarang, menggelar inspeksi dadakan (sidak) di tiga tempat untuk memastikan harga dan ketersediaan beberapa kebutuhan saat Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru).
Sidak dipimpin langsung oleh Mbak Ita, bersama Dandim 0733 Kota Semarang, Wakapolrestabes Semarang, dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Sidak tersebut menyasar swalayan, SPBU, dan stasiun.
Sasaran pertama yakni menuju Swalayan ADA Siliwangi. Didapati dari hasil sidak, Ita mengaku ketersediaan bahan pokok di swalayan itu masih cukup aman sampai dua bulan.
“Di sini bahan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur masih aman. Bahkan di sini telur harganya sudah turun jadi Rp.26.400. Pihak ADA juga sudah memastikan persediaannya aman sampai 2 bulan, sehingga saat Nataru semoga bisa stabil, karena salah satu tokoh persiapannya sudah sampai dua bulan,” ujarnya.
Disinggung soal penimbunan barang jelang Nataru, Ita mengatakan pihaknya melakukan kerja sama dengan Forkopimda serta instansi vertikal lainnya, untuk mendeteksi adanya penimbunan.
Selain itu, Ita meminta kepada Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Semarang untuk melaporkan jika ada kelangkaan barang, kenaikan harga dan lainnya.
“Tadi rapat dengan Bulog semuanya tersedia, sehingga kalau ada kenaikan ya pasti ada oknum yang menimbun,” jelasnya.
Meski terbilang cukup aman, Ita meminta agar mewaspadai bahan pokok selain beras, ayam, dan telur. Hal itu agar tidak terjadi kelangkaan dan kenaikan harga menjelang Nataru.
Sidak selanjutnya, Ita bersama Forkopimda menyasar ke SPBU yang berada di wilayah Indrapasta Semarang.
Sementara untuk pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) menjelang Nataru, ia memastikan stok BBM aman mulai dari Pertalite, Pertalite Dex, Pertamax, Pertamax Turbo hingga Solar.
“Ketersediaannya aman, bahkan pertalite setiap hari masuk. Saya juga sudah sampaikan ke pertamina semua akan ditambah lagi tadi ada 8,2 persen untuk non solar, dan 2-3 persen untuk solar,” ungkapnya.
Sidak ketiga ke Stasiun Semarang Tawang, Ita menjelaskan, hasil sidak di tempat ini masih terpantau sepi, belum terjadi kelonjakan penumpang.
“KAI kita lihat belum ada kenaikan atau penumpukan penumpang jadi masih sepi, mungkin nanti saat mendekat tanggal 23an,” katanya.
Meski sepi, Ita menyebut pihak TNI-Polri sudah membuat pos pelayanan terpadu, mulai dari stasiun, bandara, pelabuhan hingga terminal menjelang Nataru kali ini.
“TNI Polri sudah menyiapkan pos pelayanan terpadu, KAI juga telah menyiapkan layanan kesehatan seperti vaksin dan swap ya sebagaana seperti tahun sebelmumnya,” tutupnya.


