Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Jelang Nataru, Disdag Semarang Tegas Larang Pedagang Naikkan Harga Sembako
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Semarang

Jelang Nataru, Disdag Semarang Tegas Larang Pedagang Naikkan Harga Sembako

By Dickri Tifani
Rabu, 10 Des 2025
Share
3 Min Read
Plt Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Aniceto Magno Da Silva. (Foto: Doc Dickri Tifani Badi/Indoraya)
SHARE

INDORAYA — Plt Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Semarang, Aniceto Magno Da Silva, memberikan instruksi kepada seluruh kepala pasar agar mengingatkan para pedagang untuk tidak menaikkan harga secara sepihak.

Jika pedagang membutuhkan tambahan stok barang, Amoy—panggilan akrabnya—meminta mereka untuk segera menghubungi Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang tanpa melalui perantara.

Instruksi tersebut muncul setelah ditemukannya kenaikan harga pada sejumlah komoditas pokok di Semarang jelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

“Itu tidak boleh. Saya sudah perintahkan kepala pasar untuk menegur. Kalau pedagang butuh stok, langsung hubungi kami. Tidak usah lewat oknum ataupun menaikkan harga seenaknya,” ujar Amoy, Selasa (9/12/2025).

Amoy menyampaikan bahwa ia cukup terkejut dengan perkembangan harga jelang Nataru, terutama karena harga daging masih berada pada kisaran normal, yakni Rp40–Rp45 ribu per ons. Namun, harga cabai setan justru melonjak hingga mencapai Rp90 ribu per kilogram di beberapa lokasi, lebih tinggi dari rata-rata harga pasar sebesar Rp75–80 ribu.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Disdag Semarang akan terus mengawasi pergerakan harga di pasar tradisional maupun pasar modern. Pemantauan ini terutama bertujuan mencegah praktik penimbunan, menjaga kelancaran distribusi, serta memastikan harga tetap berada pada batas kewajaran.

“Kami pastikan tidak ada penimbunan sembako. Logistik berjalan lancar, dan pedagang tidak boleh menaikkan harga seenaknya menjelang Nataru,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kenaikan harga beberapa komoditas, khususnya cabai, dipengaruhi oleh kondisi cuaca di daerah penghasil yang saat ini masuk musim hujan.

“Ada pengaruh cuaca dan pasokan dari daerah penghasil. Tapi tetap kita kendalikan,” katanya.

Untuk menjaga stabilitas harga, Dinas Perdagangan bersama OPD terkait akan menyiapkan berbagai langkah, mulai dari koordinasi dengan distributor, operasi pasar, hingga evaluasi mingguan.

“Kami turun setiap minggu untuk evaluasi. Jangan sampai ada penimbunan, kelangkaan, atau harga yang tidak wajar,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menegaskan bahwa pihaknya juga akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna mengendalikan kenaikan harga menjelang Nataru.

“Pastinya akan ada, dan itu terus dipantau,” jelasnya.

Agustina menambahkan bahwa Pemkot Semarang berencana melibatkan Dharma Wanita untuk turut membantu menstabilkan harga bahan pokok, terutama cabai yang kini telah mencapai Rp80 ribu per kilogram.

“Bisa nanti dibuat Pasar Murah di sekitar pasar, bazar, kita juga ada Pak Rahman untuk keliling, ada juga Kempling Semar. Pasti kita intervensi,” ujarnya.

TAGGED:Disdag SemarangHarga Sembako
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Desa Tempur Jepara Tak Lagi Terisolasi, Penanganan Banjir Terus Berlanjut Selasa, 13 Jan 2026
  • Apple Gandeng Google, Gemini Disiapkan Jadi Fondasi AI di iPhone dan Siri Selasa, 13 Jan 2026
  • Program Demak Cerdas Perluas Akses Internet SMP Negeri, Perpustakaan Digital Jadi Fokus Selasa, 13 Jan 2026
  • Belum Naik, Harga Daging Sapi di Batang Masih Stabil Awal Januari Selasa, 13 Jan 2026
  • Dilanda Cuaca Ekstrem dan Banjir, Kudus Siaga Bencana Hingga 19 Januari Selasa, 13 Jan 2026
  • 530 Hektare Lahan di Batang Bakal Ditanami Padi Biosalin Tahun Ini Selasa, 13 Jan 2026
  • Pemerintah Siap Ekspor Beras Awal 2026, Bulog Disiapkan Serap Panen Raya Selasa, 13 Jan 2026

Berita Lainnya

Semarang

Jembatan 45 Meter Bakal Dibangun, Jadi Akses Menuju Sentra Pengasapan Ikan Bandarharjo Semarang

Selasa, 13 Jan 2026
Semarang

Puluhan Anak Lintas Agama di Semarang Belajar Nilai Keberagaman Lewat Sapta Darma

Minggu, 11 Jan 2026
Semarang

1.013 RTLH di Semarang Direnovasi pada 2025, Alokasi Tahun Ini Berkurang

Minggu, 11 Jan 2026
Semarang

Nelayan Semarang Tak Bisa Melaut Gegara Cuaca Ekstrem, Pemkot Beri Bantuan

Minggu, 11 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?