Ad imageAd image

Jelang Lebaran, Dishub Jateng Tambah 10 Kamera CCTV di Titik Rawan Macet dan Kecelakaan

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 719 Views
3 Min Read
Ilustrasi arus lalu lintas saat mudik lebaran. (Foto: istimewa)

INDORAYA – Menjelang Hari Raya Idulftri 1445 Hijriah atau Lebaran tahun 2024, Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Tengah (Jateng) telah menambah 10 Closed-Circuit Television atau kamera CCTV di titik rawan macet dan kecelakaan.

Selain membuka posko terpadu dan melakukan patroli, ini menjadi langkah antisipasi menyambut momen mudik lebaran. Dishub Jateng ingin memastikan perjalanan pemudik aman dan lancar.

“Kami juga memasang 10 CCTV baru di beberapa titik-titik rawan,” kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dishub Jateng, Erry Derima Riyanto.

Dia merinci lokasi pemasangan 10 kamera CCTV tersebut. Di antaranya di Simpang Bawen, Obyek Wisata Bandungan, Exit Tol Ceper Klaten, Pasar Gombong Kebumen, lalu di kawasan wisata Dieng Wonosobo.

BACA JUGA:   Lazis Jateng Targetkan 15.000 Penerima Manfaat Kurban Iduladha, Daging Bakal Dibagikan Hingga Pelosok Desa

Selain itu di Pasar Linggapura Brebes,  Simpang Wangon dan Simpang Buntu di Banyumas, di Bayeman Purbalingga, serta Jalan Lingkar Ketanggungan Brebes.

“Itu bisa dikatakan titik rawan, rawan macet karena pasar tumpah, rawan macet karena memang padat di simpang-simpang tadi, maupun di tempat wisata tadi memang rawan kepadatan arus lalu lintas,” ucap Erry.

Selain di titik itu, Dishub juga memantau  CCTV yang dipasang kabupaten/kota, Kementerian Perhubungan, juga Jasamarga. Fasilitas kelengkapan jalan juga dipasang, seperti rambu lalu lintas, marka, serta lampu penerangan.

BACA JUGA:   Kabar Duka, Ketua DPRD Jateng Bambang Kribo Tutup Usia

“Jadi kami juga melakukan pemantauan. Kemudian kami juga memansang fasilitas kelengkapan jalan, rambu, marka, lampu penerangan jalan yang sudah kami pasang,” bebernya.

Dia mengungkapkan, di Jateng ada beberapa titik rawan kecelakaan. Terutama di persimpangan yang jalannya menurun. Pihaknya mengimbau agar pengemudi selalu waspada terhadap kondisi dan kontur jalan yang akan dilewati.

“Di Bayeman (Purbalingga), Simpang Kreteg (Wonosobo) ada dua, yang di Dieng turunan dan di Simpang Bawen, lalu di obyek wisata Guci, Baturaden. Di tempat seperti itu kita harapkan pengemudi berhati-hati. Di beberapa tempat seperti tempat keramaian di pasar itu ramai, misalnya Pasar Bumiayu, selain rawan macet itu titik rawan (kecelakaan),” kata Erry.

BACA JUGA:   Disbudpar Jateng Koreksi Pedagang dan Juru Parkir di Tempat Wisata Naikkan Harga Sembarangan

Lebih jauh pihaknya mengimbau para pengendara yang akan mudik lebaran untuk tetap menjaga kesehatan. Pastikan kondisi kendaraan baik dan membawa perbekalan yang cukup, serta mengikuti arahan dan peraturan yang berlaku.

“Harapan kita berhati hati sampai tujuan, barangkali perjalanan mudik ini bisa menjadi perjalanan yang menyenangkan, yang ceria, dan selamat aman sampai ke tujuan,” tandas Erry.

Share this Article
Leave a comment