Ad imageAd image

Jateng Libatkan 1 Ribu Juru Sembelih Halal untuk Potong Ratusan Ribu Hewan Kurban

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 719 Views
3 Min Read
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Jawa Tengah, Agus Wariyanto.

INDORAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) akan melibatkan sebanyak 1.000 juru sembelih halal (juleha) untuk ditugaskan memotong hewan kurban di berbagi Rumah Potong Hewan (RPH) pada Hari Raya Iduladha 17 Juni 2024.

Kepala Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Jateng berkata, Agus Wariyanto mengatakan, para juleha yang akan bertugas tersebut telah dibekali pelatihan khusus tata cara memotong hewan sesuai syariat Islam.

Dia bilang, para juru smbelih halal yang dibekali pelatihan paling banyak berada di Kabupaten Grobogan, Kabupaten Kudus, Kabupaten Blora, Kabupaten Kendal, Kabupaten Brebes dan Kota Semarang.

“Sebenarnya mereka sudah sering diikutkan menyembelih hewan kurban setiap Hari Raya Iduladha. Yang sudah pengalaman ada 500 juru sembelih. Lalu ada tambahan lagi 500 orang jadinya 1.000 juleha tahun ini yang sudah siap untuk dilibatkan saat Idul Adha,” katanya saat dihubungi, Kamis (13/6/2024).

Para juleha masing-masing sudah dibekali Training of Trainer (ToT) untuk menambah keterampilan dalam menyembelih hewan kurban. Yang paling penting ialah pelatihan tentang tata cara menyembelih hewan kurban yang aman, benar sesuai syariat,  dan sehat untuk konsumsi masyarakat.

Agus mengatakan, pelatihan untuk juleha sudah dilakukan di berbagai daerah. Seperti di Brebes,iBlora, Rembang, Kudus, Kendal serta kabupaten/kota lainnya di Jateng.

Pihaknya berharap para juleha yang sudah dilatih tersebut memiliki kesiapan yang matang ketika dibutuhkan oleh setiap pengurus masjid, musala, dan kampung-kampung.

“Secara berkala kami rutin memberikan peningkatan pemahaman bagi para juru sembelih hewan kurban agar senantiasa tetap mematuhi aturan ajaran Islam. Termasuk memberikan ToT bagi juru sembelih seperti di Brebes itu sudah berlangsung tiga angkatan,” ucapnya.

Di luar itu, pihaknya memperkirakan bahwa kebutuhan hewan kurban untuk Iduladha tahun 2024 mengalami lonjakan. Hal ini seiring membaiknya kondisi perekonomian Jateng serta berkurangnya wabah penyakit hewan.

“Kalau tahun lalu masyarakat masih khawatir muncul penyakit mulut pada hewan, yang tahun ini saya rasa kondisinya sudah bebas. Perekonomian juga semakin bagus. Maka ada hitungan kebutuhan hewan kurban yang mengalami peningkatan,” terang Agus.

Untuk sapi diprakirakan mencapai 150 ribu ekor hingga 200 ribu ekor. Disnakkeswan Jateng telah menyiapkan sebanyak 250 ribu ekor sapi. Kebutuhan kerbau sekitar 5,5 ribu ekor dengan stok yang disiapkan sebanyak 5,6 ribu ekor.

Untuk kebutuhan kambing diprakirakan 250 ribu ekor dengan stok yang disediakan mencapai 270 ribu ekor. Lalu kebutuhan domba di Jateng diprakirakan 90 ribu ekor dengan stok yang disediakan sebanyak 100 ribu ekor.

Share this Article