Ad imageAd image

Jateng Dikepung Banjir, BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca Guna Kurangi Intensitas Hujan

Dickri Tifani
By Dickri Tifani 2 Views
2 Min Read
Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto saat memberikan keterangan kepada awak media usai meninjau lokasi terdampak banjir di Semarang, Minggu (17/3/2024). (Foto: Dickri Tifani Badi)

INDORAYA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah melakukan teknologi modifikasi cuaca (TMC) guna mengurangi intensitas hujan sebagai pemicu banjir yang melanda di 8 kabupaten dan kota Jawa Tengah.

“Paling tidak ada 8 kabupaten kota yang mengalami bencananya cukup besar. Tadi kami dari Kendal, Semarang, Blora, Pati, Jepara, Kudus, Demak,” kata Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto saat meninjau lokasi terdampak banjir di Semarang, Minggu (17/3/2024).

Suharyanto menjelaskan pelaksanaan operasi TMC di sejumlah daerah di Jateng sudah dilakukan sejak Sabtu (16/3/2024).

Dengan dimulainya operasi TMC ini, dia berharap banjir sejumlah daerah di Jateng segera surut dan tidak terjadi lagi.

“Semoga tidak terjadi lagi, karena mulai kemarin di Jawa Tengah melaksanakan teknologi modifikasi cuaca yang sudah berlangsung kemarin,” bebernya.

“Mungkin ini salah satunya, hari ini agak terang dan mungkin ini hasilnya jadi hujannya dikurangi atau dialihkan ke laut,” imbuhnya.

Di Semarang, Kepala BNPB yang didampingi Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu (Mbak Ita) meninjau lokasi terdampak banjir di Kelurahan Trimulyo, Kecamatan Genuk.

Suharyanto juga turut menyalurkan bantuan berupa sembako, air bersih, tenda, matras, selimut, pakaian, alat kebersihan, kebutuhan dapur umum, mobil dapur umum hingga pompa portabel yang disalurkan ke lokasi terdampak banjir di Trimulyo.

“Pak Presiden pun menyampaikan ikut prihatin, menyampaikan salam kepada bapak ibu sekalian turut berbela sungkawa terhadap bencana ini. Mudah-mudahan segera berlalu dan yakinlah bahwa pemerintah pusat dan Presiden juga akan turun tangan, dan kesulitan masyarakat khususnya yang terdampak bencana ini akan dibantu secara maksimal,” paparnya.

Share this Article