Ad imageAd image

Jateng Buka Peluang Bisnis dengan Amerika Latin dan Karibia di Sektor Perdagangan

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 818 Views
4 Min Read
Delegasi dari Amerika Latin dan Karibia bertemu dengan Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana di Kantor Gubernur, Kamis (30/5/2024). (Foto: Dok. Pemprov Jateng)

INDORAYA – Provinsi Jawa Tengah (Jateng) membuka peluang bisnis dengan negara-negara di Kepulauan Amerika Latin dan Karibia setelah delegasinya bertemu dengan Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana di Kantor Gubernur, Kamis (30/5/2024).

Hadir dalam kunjungan ini Kepala Perwakilan Kolombia Jenny Tatiana Rodriguez Espinosa, Kepala Perwakilan Meksiko Ricardo Becerril, Konselor Chili Camila Eggers, Kepala Promosi dan Perdagangan Brazil Lindolpho Antonio Cademartori de Almeida Araujo, dan Dubes Designate Kuba Dagmar Gonzalez Grau.

“Baru saja kita mengadakan pertemuan dengan Kementerian Luar Negeri Indonesia yang membawa delegasi beberapa negara dari Amerika Latin dan Karibia. Mereka datang ke Semarang, Jawa Tengah, dalam rangka kunjungan kerja dan kunjungan kehormatan,” kata Nana Sudjana usai pertemuan.

Nana menjelaskan, poin penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah peluang bisnis Jawa Tengah dengan Amerika Latin dan Karibia. Khususnya di sektor industri investasi dan perdagangan.

BACA JUGA:   Waspada Kekeringan dan Kebakaran Hutan di Jateng, BMKG Minta Pemerintah Siapkan Langkah Ini

Dia melanjutkan, kerja sama bidang perdagangan antara Provinsi Jateng dengan beberapa negara itu sudah berjalan. Bahkan, sudah rutin melakukan ekspor produk-produk unggulan ke negara-negara tersebut.

Neraca perdagangan ekspor-impor Jateng di negara Amerika Latin dan Karibia menunjukkan tren positif. Ekspor non-migas Jateng pada bulan Januari-Maret 2024 sebesar US$ 93,848,254 juta atau naik 9,22% dibanding pada periode yang sama tahun 2023 sebesar US$ 85,926,073 juta.

Ada banyak komoditas di Jateng yang diekspor di negera-negara tersebut. Seperti alas kaki yang mampu bersaing di pasar Meksiko, Brazil, dan Peru. Komoditas lainnya adalah kayu atau barang dari kayu, pakaian jadi bukan rajutan, barang dari kulit, perhiasan, serat stafel buatan, filamen buatan, perabot, penerangan rumah, bahan kimia organik.

BACA JUGA:   Pemkot Semarang Laporkan Banjir di Kota Semarang, Tinggal Trimulyo Masih Tergenang

“Ini semakin meningkat dari tahun ke tahun. Membuktikan bahwa produk-produk unggulan Jawa Tengah memiliki kualitas baik dan mampu bersaing di pasar Amerika Latin dan Karibia,” kata Nana.

Melihat kinerja kerja sama perdagangan tersebut, Nana mendorong agar ke depan kerjasama yang tejalin bisa lebih luas.

Dalam kesempatan itu, pihaknya menawarkan agar negara-negara seperti Kuba, Kolombia, Meksiko, Chile, dan Brazil untuk berinvestasi di Jawa Tengah.

“Manfaat dari kunjungan mereka tentunya kita bisa berkesempatan mempromosikan tentang regulasi investasi dan  iklim bisnis kondusif. Sebab,  Jawa Tengah punya prospek yang baik dalam investasi,” kata dia.

Satu hal lagi yang didorong oleh Nana Sudjana adalah kerja sama sister province dan sister city. Menurutnya, kerja sama ini akan bermanfaat dalam berbagai sektor, tidak hanya bisnis dan industri.

BACA JUGA:   Duo Sejoli di Sragen Terseret Arus Sungai saat Melintas Lewat Jembatan Kecil, Satu Tewas

“Ke depan kita mencoba untuk menjalin sister province dengan Meksiko. Kami harapkan ke depan forum ini dapat kita manfaatkan untuk meningkatkan kerja sama,” katanya.

Sementara itu, Konsul Jenderal RI, Adrian Wicaksono mengatakan, kunjungan dari lima negara perwakilan Amerika Latin dan Karibia untuk melihat prospek kerja sama dengan Indonesia, khususnya Jawa Tengah.

Dalam bidang bisnis, diharapkan adanya hubungan yang lebih kuat antara Jawa Tengah ke negara-negara Amerika Latin dan Karibia.

“Kami berharap bisa meningkatkan ekspor produk Jawa Tengah ke Amerika Latin dan Karibia. Juga para pengusaha bisa ikut dalam forum bisnis yang akan digelar di Peru pada September mendatang,” kata Adrian.

Share this Article