INDORAYA – Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah bersama PT Jateng Agro Berdikari atau PT JTAB, BUMD pangan Pemprov Jawa Tengah, mengadakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kabupaten Pati pada Jumat (31/10/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan di di Rumah Rakyat Eks Bakorwil I Pati ini dilaksanakan dalam rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pati.
GPM adalah program unggulan Gubernur Ahmad Luthfi untuk menjaga stabilitas harga pangan dan mengendalikan inflasi dengan menyediakan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan sayuran dengan harga di bawah harga pasar.
Per 18 September 2025, program tersebut digelar sebanyak 1.565 kali di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah. Bahkan omzet dari program tersebut mencapai hingga Rp37 miliar.
Kepala Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Dishanpan Jateng Sri Brotorini mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya menjaga ketersediaan pangan dan keterjangkauan serta akses pangan bagi masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan aksi nyata Pemerintah Provinsi Jawa Tengah hadir di tengah masyarakat dengan melibatkan mitra dari Bulog, Pinsar Telur Pati, KWT, UMKM, KUD.” Imbuhnya.
Sebagai informasi, di Kabupaten Pati, tepatnya di eks kantor Bakorwil Pati, juga telah berdiri Rumah Rakyat Jateng. Dengan adanya rumah rakyat, masyarakat dapat menyampaikan aspirasi kepada Gubernur Jawa Tengah.
Rumah Rakyat dibuka selebar-lebarnya sengai barometer pelayanan Pemprov Jawa Tengah. Berbagai aduan yang masuk akan ditindaklanjuti dalam waktu 24 jam. [Adv]


