Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Jadi Ruang Refleksi, Pameran Atmasadia Unnes Tawarkan Makna “Jiwa Yang Cukup”
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Semarang

Jadi Ruang Refleksi, Pameran Atmasadia Unnes Tawarkan Makna “Jiwa Yang Cukup”

By Lu'luil Maknun
Sabtu, 13 Des 2025
Share
2 Min Read
Pameran Atmasadia Exhibition mahasiswa Seni Rupa Universitas Negeri Semarang di Rumah Pohan, Kota Lama Semarang, Sabtu (13/12/2025). (Foto: Lu'luil Maknun/Indoraya)
SHARE

INDORAYA – Mahasiswa Seni Rupa Universitas Negeri Semarang (UNNES) menghadirkan pameran bertajuk Atmasadia Exhibition. Event ini bukan sekadar menampilkan karya seni, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi generasi muda untuk memahami makna “cukup” dalam kehidupan dan berkarya.

“Atma itu jiwa, Sadia itu cukup. Banyak dari kami yang masih bertanya apa yang sebenarnya harus dicukupkan dalam diri kami. Dari situ, tema ini kami angkat,” ujar Ketua Pelaksana Pameran Atmasadia, Miftakhul Nur Choirul, saat pembukaan di Rumah Pohan, Kota Lama Semarang, Sabtu (13/12/2025).

Sebanyak 35 karya dipamerkan, terdiri dari 28 karya mahasiswa angkatan 2023 dan tujuh karya seniman undangan asal Semarang. Pameran ini menjadi pengalaman pertama bagi mahasiswa berinteraksi langsung dengan publik di luar kampus, sekaligus membaca respons masyarakat terhadap karya mereka.

Beberapa karya memanfaatkan material daur ulang, seperti botol bekas dan jaring. Menurut Miftakhul, pemilihan medium ini bukan sekadar soal estetika, tetapi juga sebagai representasi sikap hidup.

“Kami memakai barang-barang yang sering dianggap sampah. Itu merepresentasikan diri kami yang merasa cukup dengan mengolah ulang apa yang ada,” jelas Miftakhul.

Dosen pengampu mata kuliah pameran seni rupa Unnes, Muhammad Rahman Athian menekankan bahwa pameran ini bagian dari proses pembelajaran mahasiswa.

Uniknya, Atmasadia sepenuhnya dikelola mahasiswa, mulai dari kurasi hingga teknis pameran. Kehadiran seniman undangan juga menjadi strategi agar mahasiswa memahami ekosistem seni rupa di luar akademik.

“Ini kesempatan mahasiswa mengasah kreativitas sekaligus memahami dunia seni rupa secara lebih luas. Karya digital mereka tidak kalah menarik dibanding medium konvensional seperti kanvas,” ujar Rahman.

Meski pembukaan hanya berlangsung sore hari, antusiasme pengunjung cukup tinggi. Lokasi strategis di Kota Lama Semarang dinilai efektif mendekatkan seni rupa dengan masyarakat luas.

Pameran Atmasadia digelar gratis mulai 12-14 Desember 2025 dan menjadi etalase proses pendidikan serta ajakan kolaborasi antara mahasiswa dan mitra kreatif. Rahman berharap semakin banyak pihak yang bekerja sama dalam penyelenggaraan pameran tahunan ini.

“Mahasiswa dapat ilmunya, mitra terbantu secara kreatif. Simbiosis yang saling menguatkan,” pungkas Rahman.

TAGGED:Atmasadia ExhibitionPameran SemarangUniversitas Negeri Semarang (Unnes)
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Penjualan Tiket Lebaran 2026 Dibuka, KAI Ajak Masyarakat Rencanakan Mudik Lebih Awal Sabtu, 24 Jan 2026
  • Nawal Arafah Yasin Minta JMQH Perkuat Pembinaan Perempuan Penghafal Al-Qur’an Sabtu, 24 Jan 2026
  • Tersangka Kasus 123 Ton Bawang Bombay Ilegal Senilai Puluhan Miliar di Semarang Ditangkap Sabtu, 24 Jan 2026
  • Kerja Sama Jateng–Jepang Tingkatkan Kualitas SDM, Pekerja Bakal Dilatih Jadi Manajer Sabtu, 24 Jan 2026
  • Banjir Bandang Kembali Terjang Kawasan Wisata Guci Tegal, Dua Jembatan Ambruk Sabtu, 24 Jan 2026
  • Banjir Bandang Terjang 4 Desa di Pemalang: 1 Orang Tewas, 119 Warga Mengungsi Sabtu, 24 Jan 2026
  • Elon Musk Buka Loker Bergaji Rp4 Miliar, xAI Cari Talent Engineer AI Kelas Dunia Sabtu, 24 Jan 2026

Berita Lainnya

Semarang

Rumah Lansia 87 Tahun Tak Layak Huni, Pemkot Semarang Segera Renovasi

Sabtu, 24 Jan 2026
Semarang

Tinjau Bank Sampah Terbaik, Walkot Semarang Dorong Pilah Sampah dari Rumah

Sabtu, 24 Jan 2026
Semarang

Rayakan Valentine dan Imlek, Hotel Ciputra Semarang Tawarkan Promo Spesial

Jumat, 23 Jan 2026
Semarang

PA Kota Semarang Ungkap Angka Kasus Dispensasi Nikah, Usia Termuda 14 Tahun

Jumat, 23 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?