Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: IPM Kota Semarang Tahun 2025 Capai 85,80, Lampau Jateng dan Nasional
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Semarang

IPM Kota Semarang Tahun 2025 Capai 85,80, Lampau Jateng dan Nasional

By Athok Mahfud
Kamis, 15 Jan 2026
Share
2 Min Read
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng saat meninjau program cek kesehatan gratis. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

INDORAYA – Kota Semarang mencatatkan sejarah dengan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 kategori sangat tinggi sebesar 85,80. Angka tersebut jauh melampaui rata-rata Jawa Tengah di angka 74,77. dan nasional 75,90.

Prestasi ini didukung oleh Angka Harapan Hidup (UHH) yang mencapai 78,72 tahun (78 tahun, 8 bulan), serta Rata-rata Lama Sekolah (RLS) di angka 11,11 tahun, Harapan Lama Sekolah (HLS) di angka 15,58 tahun, dan Pengeluaran Per Kapita (PPP) sebesar 17,40 juta/orang/tahun.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengatakan, capaian IPM yang jauh di atas rata-rata provinsi ini membuktikan efektivitas program kesejahteraan masyarakat yang berjalan dengan baik di Kota Semarang.

“Kami bangga karena angka harapan hidup 78 tahun ini mencerminkan kota yang semakin sehat dan layak huni bagi semua generasi,” ujar dia dalam keterangan pers yang diterima, Rabu (14/1/2025).

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang juga secara konsisten memperkuat fasilitas kesehatan gratis melalui peningkatan cakupan Universal Health Coverage (UHC) dan mengoptimalkan peran Posyandu Lansia di setiap wilayah.

Langkah ini, kata Agustin, penting untuk memastikan tingginya umur panjang warga Kota Semarang berbanding lurus dengan kebugaran fisik dan akses medis yang mudah dijangkau.

“Kami memastikan layanan kesehatan tidak hanya tersedia di rumah sakit, tetapi juga menjemput bola hingga ke rumah-rumah lansia. Fasilitas publik seperti taman ramah lansia juga terus kami tambah agar kualitas hidup senior tetap terjaga secara mental dan sosial,” tambahnya.

Selain sektor kesehatan, pertumbuhan ekonomi yang stabil mendukung daya beli masyarakat sehingga kebutuhan gizi dan pendidikan terpenuhi dengan sangat baik. Sinergi antara infrastruktur inklusif dan jaminan sosial menjadikan kota Semarang sebagai model kota ramah lansia yang unggul di Indonesia.

“Pencapaian luar biasa pada tahun 2025 ini adalah hasil kerja keras kita bersama dalam membangun ekosistem kota yang manusiawi dan inklusif. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan standar pelayanan agar kesejahteraan ini dirasakan merata oleh seluruh warga hingga usia senja,” ungkap Agustina.

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Gojek Gandeng Dinkes Semarang, Latih Driver Siap Tanggap Darurat di Jalan Minggu, 08 Feb 2026
  • Pemilu 2029 Masih Jauh, Bawaslu–DPRD Semarang Pasang Kuda-Kuda Cegah Pelanggaran Minggu, 08 Feb 2026
  • Jadi Ahli di Singapura hingga AS, Ini Rekam Jejak James Purba sebagai Ahli Kepailitan Minggu, 08 Feb 2026
  • Perkuat Rantai Pasok Ekonomi Lokal, Heri Pudyatmoko Ajak Kolaborasi Semua Pihak Minggu, 08 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko: Perlindungan Perempuan dan Anak di Jawa Tengah Harus Lebih Terintegrasi Minggu, 08 Feb 2026
  • Cegah Kekerasan, Wagub Jateng Minta Fungsi UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Dioptimakan Minggu, 08 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko Ingatkan Pentingnya Indikator Kesejahteraan Non-Angka Makro Minggu, 08 Feb 2026

Berita Lainnya

Semarang

Gojek Gandeng Dinkes Semarang, Latih Driver Siap Tanggap Darurat di Jalan

Minggu, 08 Feb 2026
Semarang

Peringati HUT ke-18, Gerindra Kota Semarang Santuni Anak Yatim Hingga Donor Darah

Minggu, 08 Feb 2026
Semarang

98.545 Peserta PBI Nonaktif, Pemkot Semarang Siapkan Skema UHC

Jumat, 06 Feb 2026
Semarang

Dari Balikpapan Hingga Papua, Karya Barongsai Pengrajin Semarang Diburu Jelang Imlek

Jumat, 06 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?