Ad imageAd image

Imbas Peristiwa Kecelakaan Maut Bus Bawa Rombongan Sekolah di Subang, Disdik Kota Semarang Minta Satuan Pendidikan Tak Studi Tour

Dickri Tifani
By Dickri Tifani 809 Views
1 Min Read
Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bambang Pramusinto. (Foto: Dickri Tifani Badi)

INDORAYA – Bus Trans Putera Fajar yang mengangkut rombongan siswa SMK Lingga Kencana yang mengalami kecelakaan maut di Ciater, Subang, Jawa Barat (Jabar), beberapa waktu yang lalu. Akibat kecelakaan tersebut, 12 orang meninggal dunia. Rinciannya, 10 pelajar dan 1 guru, sementara satu korban lainnya adalah pengendara sepeda motor.

Adanya peristiwa ini membuat Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) ikut merespon insiden tersebut. Kepala Disdik Kota Semarang, Bambang Pramusinto minta dengan tegas untuk satuan pendidikan tidak melakukan studi tour.

BACA JUGA:   Viral Bus Trans Semarang dan Trans Jateng Trabas Marka Jalan hingga Halangi Ambulan, Manajemen: Kesalahan Pihak Kami

“Imbauan itu sudah dilakukan jauh-jauh hari,” kata Bambang saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (15/5/2024).

Apalagi setelah adanya kejadian kecelakaan bus membawa rombongan siswa di Subang, pihaknya intensif memberikan imbauan ke seluruh satuan pendidikan di Ibu Kota Jawa Tengah ini.

“Tugas utama guru adalah mengajar hingga pelajar menyelesaikan studinya,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan lain di luar sekolah seperti wisata bukanlah tanggung jawab atau tugas guru yang ada di sekolahan.

“Kami kembali menekankan kepada kepala satuan pendidikan agar tidak dilakukan,” pesan Bambang.

BACA JUGA:   Dinilai Cacat Prosedur, DPRD Kota Semarang Diminta Kaji Ulang Raperda Pemberdayaan Perempuan
Share this Article
Leave a comment