Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Imbas Lomba Tari Fiktif, Sejumlah Peserta Alami Trauma dan Berhenti Menari
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Hukum Kriminal

Imbas Lomba Tari Fiktif, Sejumlah Peserta Alami Trauma dan Berhenti Menari

By Dickri Tifani
Jumat, 28 Nov 2025
Share
3 Min Read
Kuasa hukum keluarga mendiang Dwinanda Linchia Levi (35), Zainal Abidin Petir. (Foto: Dickri Tifani Badi/INDORAYA)
SHARE

INDORAYA – Kegagalan penyelenggaraan lomba tari berlabel Piala Gubernur Jawa Tengah (Jateng) yang digagas oleh Semarang Economy Creative (SEC) dan rencananya digelar di Taman Indonesia Kaya, Semarang, pada Jumat (20/12/2024), ternyata masih menyisakan dampak psikologis mendalam bagi peserta anak-anak.

Kuasa hukum korban, Zainal Abidin Petir, mengatakan bahwa kegiatan lomba tari SEC diikuti oleh peserta dari jenjang TK, SD, hingga SMA. Total ada 35 kelompok dari sanggar dan sekolah dengan jumlah keseluruhan 178 peserta.

Petir menjelaskan bahwa batalnya acara ini terjadi saat para peserta sudah berdatangan sejak pagi dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Mereka telah siap tampil dengan kostum dan atribut tari tradisional lengkap termasuk riasan wajah.

Bahkan, sebagian peserta sudah mengeluarkan biaya tambahan untuk menyewa pelatih tari dan transportasi. Padahal, persiapan yang mereka lakukan memakan waktu hingga tiga bulan dan membutuhkan dana yang besar.

“Selain rugi materi juga menimbulkan dampak psikologis anak. Mereka saling menangis histeris, malu dan stres tidak jadi tampil,” ungkap Petir saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada Indoraya.News, Jumat (28/11/2025).

Ia menambahkan bahwa sejumlah anak kini mengalami trauma, mulai dari enggan melintasi kawasan Taman Indonesia Kaya hingga memutuskan berhenti menari karena kekecewaan yang begitu besar.

“Sekarang ada yang trauma kalau lewat Taman Indonesia Kaya, ada yang sama sekali tidak mau menari karena kecewa dan keluar dari sanggar tari,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menyampaikan bahwa Ditreskrimum Polda Jateng telah menahan Ketua SEC sekaligus Dosen Prodi Biologi Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Mei Sulistyoningsih (MS), selama 20 hari ke depan sejak Kamis (27/11/2025).

“Sudah ditahan oleh Ditreskrimum, kemarin. Kalau penahanan 20 hari ke depan,” jelas Artanto saat dihubungi Indoraya.News melalui panggilan WhatsApp, Jumat (28/11/2025).

Ia juga menegaskan bahwa Mei dijerat dengan pasal penggelapan dan penipuan terkait penyelenggaraan lomba tari yang sedianya berlangsung di Taman Indonesia Kaya.

“Pasal 372 dan 378 KUHP,” tegasnya.

Lebih lanjut, Artanto memaparkan bahwa penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti seperti brosur dan surat izin dari Gubernur Jateng, mengingat lomba yang dipimpin oleh Mei mengatasnamakan piala Gubernur.

“(Barang bukti) brosur selebaran pemberitahuan lomba, bundel rekening bank, surat izin penyemat nama Gubernur dan beberapa screenshot dari percakapan grup-grup panitia ya,” ungkapnya.

TAGGED:Semarang Economy Creative (SEC)
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Prancis dan Kanada Resmi Buka Konsulat di Nuuk, Tegaskan Dukungan untuk Greenland Sabtu, 07 Feb 2026
  • Gajah Sumatera Ditembak Mati di Pelalawan, Belalai dan Gading Hilang Sabtu, 07 Feb 2026
  • Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Akui Terima Suap Restitusi Pajak, Kini Ditahan KPK Sabtu, 07 Feb 2026
  • Budisatrio Tegaskan “Kompak, Bergerak, Berdampak” di HUT ke-18 Gerindra DPR RI Sabtu, 07 Feb 2026
  • HUT ke-18 Gerindra, Prabowo Ingatkan Kader Jaga Uang Rakyat dan Hindari Perbuatan Tercela Sabtu, 07 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko: Pendidikan Merata Kunci Daya Saing Jawa Tengah Jumat, 06 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Primer di Jawa Tengah Jumat, 06 Feb 2026

Berita Lainnya

Hukum Kriminal

Gajah Sumatera Ditembak Mati di Pelalawan, Belalai dan Gading Hilang

Sabtu, 07 Feb 2026
Hukum Kriminal

Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Akui Terima Suap Restitusi Pajak, Kini Ditahan KPK

Sabtu, 07 Feb 2026
Hukum Kriminal

Pura-Pura Mati, Ibu Korban Selamat dari Perampokan Sadis Boyolali

Jumat, 06 Feb 2026
Hukum Kriminal

Operasi Candi 2026 Wonogiri Digelar, Dishub–Satlantas Periksa Kelaikan Kendaraan dan Tertibkan Pengendara

Jumat, 06 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?