INDORAYA – PT Jateng Agro Berdikari (Perseroda) atau JTAB, BUMD yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, menegaskan komitmennya untuk mengendalikan inflasi di Jawa Tengah.
PT JTAB, yang berfokus pada sektor pangan, diminta langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, untuk memperkuat distribusi pangan serta menstabilkan harga di pasaran, terutama menjelang akhir tahun 2025.
Pesan ini disampaikan oleh Gubernur Ahmad Luthfi saat melakukan kunjungan kerja ke Perkebunan Tlogo, salah satu unit usaha yang dimiliki oleh PT JTAB, pada Senin (6/10/2025).
Dalam kunjungan itu, Gubernur Luthfi juga memimpin rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Jawa Tengah yang digelar di Pendopo Horison Tlogo Resort, Tuntang, Kabupaten Semarang.
Rapat ini dihadiri oleh Direktur Utama PT JTAB Totok Agus Siswanto, jajaran OPD terkait, Satgas Pangan, serta sejumlah BUMD yang berperan dalam menjaga kestabilan harga pangan di wilayah Jawa Tengah.
Direktur Utama PT JTAB, Totok Agus Siswanto, mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan berbagai strategi untuk mendukung upaya pengendalian inflasi di Jawa Tengah.
Di antaranya yaitu memperluas jaringan distribusi pangan ke berbagai daerah, memastikan ketersediaan bahan pokok, serta melakukan penyerapan hasil pertanian langsung dari petani lokal.
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya langkah konkret dalam mengendalikan inflasi daerah, bukan hanya rapat dan laporan rutin. Dia meminta PT JTAB turun tangan dalam melakukan upaya ini.
“JTAB harus punya armada-armada diperkuat, kemudian yang kedua di spot spot pasar pasar yang menjadi langganan inflasi harus punya ruko, pasar, kios di seluruh wilayah kita,” kata Ahmad Luthfi dalam paparannya.
Ahmad Luthfi juga menegaskan, tidak akan menoleransi praktik tengkulak yang mafia pangan. Jika ada indikasi praktik tersebut, ia tidak segan-segan akan menindak tegas.
Pada kesempatan yang sama, Luthfi meninjau langsung aktivitas produksi serta pengelolaan lahan area perkebunan karet milik PT Jateng Agro Berdikari (Perseroda). Gubernur juga berdialog dengan masyarakat sekitar dan meninjau beberapa fasilitas produksi. [Adv]


