INDORAYA — Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kota Semarang, Jawa Tengah, menyebabkan tanggul Sungai Plumbon jebol dan meluap hingga merendam permukiman warga di Kelurahan Mangunharjo dan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, Jumat (26/12/2025) sore.
Akibat kejadian tersebut, sekitar 80 kartu keluarga (KK) di dua kelurahan terdampak genangan banjir. Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, BPBD, relawan, serta warga setempat masih melakukan penanganan di lokasi.
“Sekitar 80 KK,” ujar Kapolsek Tugu, Kompol Fajar, saat dikonfirmasi wartawan, Jumat.
Fajar menyampaikan, tim di lapangan masih terus menghimpun data lengkap terkait jumlah warga terdampak akibat jebolnya tanggul Sungai Plumbon.
“Wilayah yang terdampak meliputi Kelurahan Mangunharjo dan Mangkang Kulon,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto, membenarkan bahwa jebolnya tanggul dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan debit air Sungai Plumbon meningkat dan meluap.
“Air melimpas di RW 4 wilayah Mangunharjo serta wilayah Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu,” kata Endro saat dikonfirmasi.
Ia menambahkan, BPBD Kota Semarang telah mengerahkan personel ke lokasi untuk melakukan pemantauan dan penanganan lanjutan.
“Tim saat ini masih melakukan pemantauan di lapangan,” pungkasnya.


