Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Hubungan AKBP Basuki dan DLV Terungkap, Keluarga Desak Polda Buka Hasil Autopsi
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Hubungan AKBP Basuki dan DLV Terungkap, Keluarga Desak Polda Buka Hasil Autopsi

By Dickri Tifani
Kamis, 20 Nov 2025
Share
3 Min Read
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto. (Foto: Dickri Tifani Badi/Indoraya)
SHARE

INDORAYA – Hubungan antara saksi kunci, AKBP Basuki, dengan dosen Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang, Dwinanda Linchia Levi atau DLV (35), yang ditemukan meninggal di sebuah kamar hotel di Jalan Telaga Bodas Raya, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), pada Senin (17/11/2025), mulai menemukan titik terang.

Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa AKBP Basuki telah menjalin hubungan asmara dengan Levi selama sekitar satu tahun. Levi diketahui belum menikah, sedangkan AKBP Basuki merupakan seorang pria berkeluarga.

“Kalau inisial D itu masih gadis, masih bujang,” ujar Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, saat ditemui Indoraya.News di kantornya, Kamis (20/11/2025).

Artanto juga tidak menepis adanya kedekatan romantis antara keduanya. Ia menjelaskan bahwa hubungan tersebut bahkan telah berlangsung lebih lama dari yang sebelumnya diberitakan.

“Yang jelas mereka ada komunikasi dan intens. Menurut pengakuan yang bersangkutan dari tahun 2020,” paparnya.

Dari hasil penelusuran, muncul dugaan bahwa AKBP B tinggal di alamat yang sama dengan DLV di Kecamatan Tembalang, hingga kemudian beredar informasi bahwa keduanya tercatat dalam satu Kartu Keluarga (KK).

Hubungan di luar pernikahan tersebut kemudian menjadi dasar pelanggaran Kode Etik Profesi Polri. Saat ini, Kasubdit Dalmas Ditsamapta Polda Jawa Tengah itu tengah menjalani sanksi Patsus selama 20 hari di Mapolda Jateng sejak Rabu malam (19/11/2025).

“Yang bersangkutan telah melakukan pelanggan berupa tinggal bersama dengan seorang perempuan berinisial D, tanpa ikatan perkawinan yang sah. Ini merupakan suatu pelanggaran berat dari kode etik profesi polisi, karena berkaitan dengan kesusilaan dan perilaku di mata masyarakat,” tegas Artanto.

Ia juga menyampaikan bahwa selanjutnya AKBP B akan menjalani sidang KKEP, namun belum dapat memastikan jadwal maupun sanksinya.

“Ya nanti kan dilihat dari hasil sidang. Karena dari sidang kode etik itu ada putusan yang paling berat PTDH, penundaan pangkat kemudian demosi dan sebagainya,” jelasnya.

Sementara itu, penyebab pasti kematian DLV masih belum dapat dipublikasikan. Polda Jateng masih menunggu proses gelar perkara serta keterangan dokter forensik terkait hasil otopsi.

“Kalau hasil otopsi itu misalnya sudah keluar saya belum bisa memberikan statement, karena penyidik harus melakukan pemeriksaan atau mengambil keterangan saksi ahli selaku dokter otopsi untuk menjelaskan hasil otopsi tersebut,” katanya.

Sebelumnya, pihak keluarga menilai ada kejanggalan dalam kematian dosen muda tersebut. Apalagi, DLV ditemukan dalam keadaan tanpa busana di kamar hotel. Oleh karena itu, mereka mendesak agar hasil autopsi segera dibuka ke publik.

Kakak korban, Perdana Cahya atau Fian, mengatakan komunikasi terakhir dengan DLV terjadi pada Jumat (14/11/2025). Namun, ketenangan itu sirna setelah ia mendapat kabar dari pihak kampus bahwa adiknya meninggal pada Selasa (18/11/2025).

“Kami ingin peristiwa ini terungkap transparan dan jelas,” tegasnya saat ditemui di kompleks DPRD Jateng, Kamis (20/11/2025).

TAGGED:Hubungan AKBP Basuki dan DLVPolda Jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • 14 Sekolah Rakyat Sudah Beroperasi di Jateng, Tampung 1.275 Siswa Miskin Selasa, 13 Jan 2026
  • Jembatan 45 Meter Bakal Dibangun, Jadi Akses Menuju Sentra Pengasapan Ikan Bandarharjo Semarang Selasa, 13 Jan 2026
  • Ambisi Jateng Jadi Lumbung Pangan Nasional Terganggu Masifnya Alih Fungsi Lahan Senin, 12 Jan 2026
  • DLHK Jateng Bakal Gandeng Pabrik Semen Olah Sampah Jadi Energi Terbarukan Senin, 12 Jan 2026
  • Cuaca Ekstrem Mengintai Pantura Timur Jateng, Waspada Bencana Hidrometeorologi Senin, 12 Jan 2026
  • Banjir dan Longsor Terjang Puluhan Desa di Kudus, Ribuan Rumah Warga Rusak Senin, 12 Jan 2026
  • Banjir dan Longsor Putus Akses Jalan Desa Tempur Jepara, 3.522 Warga Terisolasi Senin, 12 Jan 2026

Berita Lainnya

Jateng

Ambisi Jateng Jadi Lumbung Pangan Nasional Terganggu Masifnya Alih Fungsi Lahan

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

DLHK Jateng Bakal Gandeng Pabrik Semen Olah Sampah Jadi Energi Terbarukan

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

Cuaca Ekstrem Mengintai Pantura Timur Jateng, Waspada Bencana Hidrometeorologi

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

Kuota Haji Jateng 2026 Naik Jadi 34.122, Jemaah Mulai Berangkat Bulan April

Senin, 12 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?