INDORAYA – Perkembangan teknologi digital secara masif memperbesar berbagai risiko bagi anak-anak yang turut menjadi pengguna aktif internet.
Fenomena ini menuntut adanya peningkatan kewaspadaan dan pemahaman mengenai keamanan siber sejak usia dini agar generasi muda dapat memanfaatkan teknologi secara bijak, bertanggung jawab, dan aman dari potensi kejahatan digital.
Menanggapi fenomena itu, Departemen Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (Undip) memberikan pemahaman kepada siswa SDN Jabungan Kota Semarang tentang pentingnya keamanan siber.
Hal ini dilakukan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan mengusung tema “Pendampingan Peningkatan Kewaspadaan Mengenai Kejahatan Siber sebagai Bagian dari SDGs 4 dan SDGs 16 bagi Anak-anak di Kelurahan Jabungan.”
Kegiatan ini ialah bagian dari upaya HI FISIP Undip dalam mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang pendidikan berkualitas dan poin ke-16 soal perdamaian, keadilan, serta kelembagaan yang tangguh.
Tim Pengabdian diketuai Dr. Drs. Reni Windiani, M.S. dengan anggota Ika Riswanti Putranti, A.Md.Ak., S.H., M.H., Ph.D., Anjani Tri Fatharini, S.IP., M.A., Muhammad Arief Zuliyan, S.IP., LL.M., Muhammad Faiq Adi Pratomo, S.IP., M.Sc. beserta mahasiswa HI FISIP Undip yang berperan sebagai fasilitator.

Kegiatan ini digelar pada hari Senin, 20 Oktober 2025 di Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang dengan sasaran utama siswa-siswi kelas 6 SDN Jabungan yang mulai aktif menggunakan perangkat digital untuk belajar dan hiburan.
Materi yang disampaikan mencakup pengenalan bentuk-bentuk kejahatan siber seperti cyberbullying, penipuan daring, dan pencurian data pribadi, disertai cara menjaga keamanan akun di media sosial.
Penyampaian materi dilakukan secara menyenangkan dan interaktif dengan sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh siswa. Dalam kegiatan ini siswa juga diberkan buku saku berisi panduan menjaga keamanan digital agar lebih siap dalam menghadapi tantangan dunia maya.
Dalam sambutannya, Reni Windiani, M.S menegaskan bahwa kegiatan pengabdian ini merupakan bentuk komitmen akademisi dalam menghadapi tantangan global yang bersinggungan langsung dengan kehidupan masyarakat di segala tingkatan usia.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa dunia digital memiliki manfaat besar, tetapi juga risiko yang perlu diwaspadai. Dengan membangun kesadaran sejak dini, mereka akan lebih siap menghadapi tantangan di masa depan dan mampu menjadi pengguna teknologi yang bertanggung jawab.” tutur dia.
Kegiatan pengabdian ini menjadi wujud nyata kontribusi Departemen HI FISIP Undip dalam menerapkan nilai-nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya terkait dengan pilar pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ini menunjukkan upaya Departemen HI FISIP Undip dalam menanamkan kesadaran literasi digital telah mendapat sambutan positif dan menjadi langkah penting mewujudkan masyarakat cerdas dan tangguh terhadap dunia digital.


