Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Heri Pudyatmoko: Perlindungan Sosial Perlu Sinkron dengan Dinamika Pangan
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Heri Pudyatmoko: Perlindungan Sosial Perlu Sinkron dengan Dinamika Pangan

By Ainun Nafisah
Rabu, 04 Feb 2026
Share
3 Min Read
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko
SHARE

INDORAYA — Dinamika harga dan ketersediaan pangan yang terus berubah menuntut kebijakan perlindungan sosial yang lebih adaptif dan terintegrasi. Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko menilai, program perlindungan sosial tidak bisa berjalan sendiri tanpa mempertimbangkan kondisi riil sektor pangan di lapangan.

Menurut Heri, fluktuasi harga pangan pokok kerap berdampak langsung pada kelompok masyarakat rentan. Dalam situasi tersebut, efektivitas perlindungan sosial sangat ditentukan oleh sejauh mana kebijakan bantuan mampu merespons perubahan harga dan daya beli.

“Perlindungan sosial tidak bisa dipisahkan dari dinamika pangan. Ketika harga pangan bergerak cepat, skema bantuan juga harus cukup lentur untuk menyesuaikan,” ujar Heri.

Ia menilai, selama ini sejumlah program perlindungan sosial masih bersifat statis. Sementara kondisi pasar pangan terus berubah dipengaruhi faktor cuaca, distribusi, hingga gangguan produksi.

Akibatnya, bantuan yang diterima masyarakat tidak selalu sebanding dengan tekanan biaya hidup yang mereka hadapi.

Heri mendorong agar pemerintah daerah memperkuat basis data dan koordinasi lintas sektor, khususnya antara perangkat daerah yang menangani sosial, pangan dan perdagangan. Menurutnya, sinkronisasi data menjadi kunci agar kebijakan perlindungan sosial tepat sasaran dan relevan dengan kondisi terkini.

“Kalau data kemiskinan, kerawanan pangan dan pergerakan harga tidak terhubung, kebijakan yang diambil berisiko tertinggal dari realitas,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan perlindungan sosial sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan daerah.

Ilustrasi masyarakat kelompok rentan. (Foto: Dok. Istimewa)

Bantuan sosial, menurut Heri, tidak hanya berfungsi sebagai penyangga sementara, tetapi juga harus mampu menjaga stabilitas konsumsi masyarakat di tengah gejolak harga.

Dalam konteks Jawa Tengah yang memiliki peran strategis sebagai daerah produsen pangan, Heri menilai kebijakan sosial dan pangan seharusnya saling menguatkan. Di satu sisi, perlindungan terhadap masyarakat miskin diperkuat; di sisi lain, keberlanjutan produksi dan distribusi pangan tetap terjaga.

“Ketahanan pangan tidak hanya soal produksi, tapi juga soal siapa yang mampu mengakses pangan tersebut,” katanya.

Heri berharap, ke depan perencanaan anggaran daerah dapat lebih sensitif terhadap keterkaitan antara perlindungan sosial dan dinamika pangan, terutama menjelang periode rawan seperti musim paceklik atau tekanan inflasi pangan.

“Kalau perlindungan sosial disusun dengan mempertimbangkan dinamika pangan, kebijakan akan lebih responsif dan berdampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

TAGGED:Dinamika PanganHeri PudyatmokoPerlindungan Sosial
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Pemprov Jateng Dorong Mahasiswa Lahirkan Gagasan Atasi Persoalan Masyarakat Selasa, 10 Feb 2026
  • Pasar Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Simbol Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang Selasa, 10 Feb 2026
  • Pemprov Jateng Bakal Bangun SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken Pati Selasa, 10 Feb 2026
  • Hotman Paris Ungkap Fakta Sidang Sritex: Seluruh Kredit Lunas, Negara Tak Rugi Senin, 09 Feb 2026
  • Langgar Keselamatan, Pikap Angkut Penumpang Dihentikan PJR di Tol Pejagan–Pemalang Senin, 09 Feb 2026
  • Sambut Ramadan 2026, Nusatu by ARTOTEL Hadirkan Paket Buka Puasa 8 Bayar 7 Senin, 09 Feb 2026
  • Dokumen Ungkap Obsesi Jeffrey Epstein pada Rekayasa Genetika dan Ide “Manusia Unggul” Senin, 09 Feb 2026

Berita Lainnya

Jateng

Pemprov Jateng Dorong Mahasiswa Lahirkan Gagasan Atasi Persoalan Masyarakat

Selasa, 10 Feb 2026
Jateng

Pemprov Jateng Bakal Bangun SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken Pati

Selasa, 10 Feb 2026
Jateng

Pemprov Jateng Bakal Revitalisasi Museum, dari Gudang Artefak Jadi Destinasi Wisata Unggulan

Senin, 09 Feb 2026
Jateng

Februari Puncak Musim Hujan, Warga Jateng Diminta Waspada Bencana Hidrometereologi

Senin, 09 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?