Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Heri Pudyatmoko Ingatkan Masyarakat Agar Bijak Hadapi Disrupsi Digital dan AI
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
RagamTeknologi

Heri Pudyatmoko Ingatkan Masyarakat Agar Bijak Hadapi Disrupsi Digital dan AI

By Ainun Nafisah
Kamis, 23 Okt 2025
Share
3 Min Read
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko
SHARE

INDORAYA — Era digital dan kemajuan kecerdasan buatan (AI) kini membawa dampak besar terhadap hampir semua aspek kehidupan masyarakat. Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, mengingatkan bahwa disrupsi teknologi ini bukan hanya soal efisiensi dan kecepatan, tetapi juga tentang tanggung jawab moral dan sosial dalam penggunaannya.

Menurut Heri, perkembangan teknologi digital seperti AI generatif, otomasi industri, hingga algoritma media sosial, telah mengubah pola hidup, pekerjaan, dan interaksi sosial manusia. Namun, perubahan besar ini juga menghadirkan tantangan baru seperti penyebaran disinformasi, pelanggaran privasi, dan penyalahgunaan teknologi untuk konten negatif.

“Teknologi tidak bisa kita tolak, tapi kita bisa mengarahkannya. Tantangannya bukan pada alatnya, melainkan pada manusianya — bagaimana kita menggunakan teknologi untuk membangun, bukan merusak,” ungkapnya.

Ia mencontohkan maraknya kasus deepfake dan penyalahgunaan AI di ruang digital, yang sering kali berdampak pada reputasi dan keamanan individu. Fenomena ini, kata Heri, harus menjadi peringatan bahwa literasi digital masyarakat belum seimbang dengan laju inovasi teknologi.

“Banyak orang sudah bisa memakai teknologi, tapi belum banyak yang memahami etikanya. Literasi digital harus mencakup aspek moral, bukan hanya teknis,” tegasnya.

Heri menilai, peran pemerintah dan lembaga pendidikan sangat penting dalam membangun budaya digital yang beretika dan berdaya guna.

Menurutnya, pendidikan digital di sekolah maupun kampus seharusnya tidak berhenti pada kemampuan mengoperasikan perangkat, tetapi juga mengajarkan tanggung jawab sosial, keamanan data, dan empati digital.

Ilustrasi: Pentingnya pengelolaan informasi dan pengetahuan terhadap fenomena Deepfake.

Selain itu, ia juga mendorong pemerintah daerah di Jawa Tengah untuk membangun regulasi yang adaptif dan protektif terhadap risiko disrupsi teknologi. Ia menekankan perlunya sinergi antara DPRD, Pemprov, dan komunitas digital dalam merancang kebijakan berbasis perlindungan masyarakat.

“Kita tidak boleh gagap menghadapi perubahan. Justru sekarang saatnya pemerintah daerah ikut mengawal agar transformasi digital berjalan manusiawi dan adil,” ungkapnya.

Heri juga menyoroti pentingnya mendukung UMKM dan sektor pendidikan agar tidak tertinggal di tengah era otomatisasi. Ia menyebut, pelatihan digital, adaptasi teknologi tepat guna, dan perlindungan tenaga kerja menjadi langkah penting untuk mencegah kesenjangan ekonomi akibat AI.

“Kalau kita tidak siap, AI bukan hanya menggantikan pekerjaan, tapi juga bisa menggerus nilai kemanusiaan kita. Karena itu, masyarakat perlu punya kesadaran bahwa teknologi hanyalah alat, bukan pengganti nurani,” tutur politisi yang akrab disapa Heri Londo itu.

Heri berharap agar Jawa Tengah dapat menjadi provinsi yang cerdas secara digital dan beretika secara sosial. Menurutnya, kemajuan teknologi akan menjadi berkat bila dijalankan dengan kesadaran, empati, dan nilai kemanusiaan yang kuat.

“Teknologi seharusnya memperkuat rasa kemanusiaan, bukan menghapusnya. Maka, bijaklah dalam setiap klik, sebab masa depan kita ditentukan dari cara kita menggunakan teknologi hari ini,” pungkasnya. [Adv]

TAGGED:Bahaya Disrupsi DigitalBijak BerdigitalHeri Pudyatmoko
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Prancis dan Kanada Resmi Buka Konsulat di Nuuk, Tegaskan Dukungan untuk Greenland Sabtu, 07 Feb 2026
  • Gajah Sumatera Ditembak Mati di Pelalawan, Belalai dan Gading Hilang Sabtu, 07 Feb 2026
  • Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Akui Terima Suap Restitusi Pajak, Kini Ditahan KPK Sabtu, 07 Feb 2026
  • Budisatrio Tegaskan “Kompak, Bergerak, Berdampak” di HUT ke-18 Gerindra DPR RI Sabtu, 07 Feb 2026
  • HUT ke-18 Gerindra, Prabowo Ingatkan Kader Jaga Uang Rakyat dan Hindari Perbuatan Tercela Sabtu, 07 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko: Pendidikan Merata Kunci Daya Saing Jawa Tengah Jumat, 06 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Primer di Jawa Tengah Jumat, 06 Feb 2026

Berita Lainnya

Jateng

Heri Pudyatmoko: Pendidikan Merata Kunci Daya Saing Jawa Tengah

Jumat, 06 Feb 2026
Jateng

Heri Pudyatmoko Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Primer di Jawa Tengah

Jumat, 06 Feb 2026
Teknologi

Komdigi Minta Operator Seluler Hadirkan Fitur Anti-Spam dan Anti-Scam untuk Lindungi Pelanggan

Jumat, 06 Feb 2026
Jateng

Heri Pudyatmoko Serukan Gerakan Literasi Anti-Hoaks, Libatkan Pemuda Jateng Lawan Disinformasi Era AI

Kamis, 05 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?