Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Heri Pudyatmoko Imbau Warga Jateng Waspada Hujan Intens, Terutama di Wilayah Pegunungan
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
DaerahJatengPeristiwa

Heri Pudyatmoko Imbau Warga Jateng Waspada Hujan Intens, Terutama di Wilayah Pegunungan

By Ainun Nafisah
Kamis, 23 Okt 2025
Share
3 Min Read
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko.
SHARE

INDORAYA — Wakil Pimpinan DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam seiring meningkatnya curah hujan di sejumlah wilayah provinsi. Peringatan ini menyusul prakiraan cuaca dari BMKG yang menunjukkan intensitas hujan sedang hingga lebat mulai terjadi secara merata, terutama di kawasan pegunungan tengah dan selatan Jawa Tengah.

Heri juga meminta pemerintah kabupaten dan desa memperkuat sistem peringatan dini serta koordinasi lintas instansi, terutama antara BPBD, Dinas PUPR, dan aparat kecamatan.

“Bencana hidrometeorologi ini selalu berulang tiap tahun, artinya pola dan titik rawannya sudah kita tahu. Yang dibutuhkan sekarang bukan hanya tanggap darurat, tapi sistem kesiapsiagaan yang berjalan terus-menerus,” ujar Heri.

Berdasarkan data BMKG Stasiun Klimatologi Semarang, wilayah pegunungan tengah diprediksi akan mengalami curah hujan tinggi di atas 150 mm per bulan sepanjang Oktober hingga Desember 2025.

Kondisi ini dipengaruhi oleh peralihan musim kemarau ke penghujan dan anomali suhu laut di selatan Jawa yang memicu pembentukan awan hujan intens.

Ilustrasi: Hujan lebat di wilayah pegunungan. (Foto: Isotock)

BPBD Jawa Tengah mencatat, sedikitnya 98 desa di 12 kabupaten masuk kategori zona merah rawan longsor, termasuk sebagian wilayah Banjarnegara, Wonosobo, dan Pekalongan bagian selatan.

“Meskipum BPBD kabupaten sudah menyiagakan peralatan dan posko siaga, tapi kuncinya tetap pada edukasi masyarakat. Warga harus tahu kapan harus evakuasi dan tidak menunggu tanda bahaya muncul,” tegas Heri.

Politikus yang akrab disapa Heri Londo itu juga mendorong agar program reboisasi dan konservasi lahan kembali digencarkan, terutama di kawasan yang mengalami degradasi tutupan hutan. Ia menilai, vegetasi di lereng pegunungan berperan vital dalam menyerap air dan menahan erosi tanah.

“Tanah yang gundul itu seperti spons kering—tidak bisa menyerap air. Reboisasi bukan sekadar proyek lingkungan, tapi juga upaya menyelamatkan masyarakat dari bencana,” ujarnya.

Heri juga menegaskan bahwa penanganan bencana tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah daerah. Ia mengajak dunia pendidikan, komunitas pecinta alam, dan lembaga swadaya masyarakat untuk ikut terlibat dalam edukasi kebencanaan di sekolah dan desa-desa rawan longsor.

“Kalau anak muda paham soal risiko bencana sejak dini, maka budaya siaga bisa tumbuh. Inilah bentuk gotong royong modern yang sejalan dengan semangat kebencanaan berbasis masyarakat,” pungkasnya. [Adv]

TAGGED:Heri PudyatmokoHujan IntensPegunungan Jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • 14 Sekolah Rakyat Sudah Beroperasi di Jateng, Tampung 1.275 Siswa Miskin Selasa, 13 Jan 2026
  • Jembatan 45 Meter Bakal Dibangun, Jadi Akses Menuju Sentra Pengasapan Ikan Bandarharjo Semarang Selasa, 13 Jan 2026
  • Ambisi Jateng Jadi Lumbung Pangan Nasional Terganggu Masifnya Alih Fungsi Lahan Senin, 12 Jan 2026
  • DLHK Jateng Bakal Gandeng Pabrik Semen Olah Sampah Jadi Energi Terbarukan Senin, 12 Jan 2026
  • Cuaca Ekstrem Mengintai Pantura Timur Jateng, Waspada Bencana Hidrometeorologi Senin, 12 Jan 2026
  • Banjir dan Longsor Terjang Puluhan Desa di Kudus, Ribuan Rumah Warga Rusak Senin, 12 Jan 2026
  • Banjir dan Longsor Putus Akses Jalan Desa Tempur Jepara, 3.522 Warga Terisolasi Senin, 12 Jan 2026

Berita Lainnya

Jateng

Ambisi Jateng Jadi Lumbung Pangan Nasional Terganggu Masifnya Alih Fungsi Lahan

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

DLHK Jateng Bakal Gandeng Pabrik Semen Olah Sampah Jadi Energi Terbarukan

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

Cuaca Ekstrem Mengintai Pantura Timur Jateng, Waspada Bencana Hidrometeorologi

Senin, 12 Jan 2026
Peristiwa

Banjir dan Longsor Terjang Puluhan Desa di Kudus, Ribuan Rumah Warga Rusak

Senin, 12 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?