Ad imageAd image

Heri Pudyatmoko Dorong Pemerintah Tingkatkan Pemahaman Masyarakat terkait Keragaman Sumber Pangan

Panji Bumiputera
By Panji Bumiputera 920 Views
2 Min Read
Heri Pudyatmoko Wakil Ketua DPRD Jateng

INDORAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko menilai bahwa pemerintah perlu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap keragaman sumber pangan. Terutama untuk memenuhi kebutuhan pangan dan gizi masyarakat di tengah ketidakstabilan iklim.

Heri mengatakan, perubahan iklin dapat mengancam terpenuhinya pasokan pangan dan ketersediaan makanan pokok yang dapat dikonsumsi masyarakat.

“Ketidakstabilan perubahan iklim harus diantisipasi dengan persediaan alternatif bahan makanan yang bergizi,” ungkapnya.

“Pemerintah harus menyediakan ruang untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait keragaman pangan yang kita miliki,” imbuhnya.

BACA JUGA:   Dinkes Batang Mulai Berikan Vaksin Booster, Dosis Pertama dan Kedua Masih Dilayani

Sebagaimana diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi perubahan iklim ekstrem masih akan terjadi setelah El Nino menghampiri. Kondisi ini tentunya akan berdampak pada sektor pertanian dan pemenuhan pasokan pangan.

Menurut Heri, ancaman terhadap ketersediaan pangan ini dapat menghambat pemerintah dalam menurunkan pravalensi stunting.

“Penuntasan stunting untuk pertumbuhan generasi membutuhkan pasokan makanan yang bergizi dan stabil, serta terjangkau oleh masyarakat,” ucapnya.

Sejauh ini, beras masih menjadi sumber pangan pokok bagi masyarakat di sebagain wilayah di Indonesia, termasuk Jawa Tengah.

BACA JUGA:   Heri Pudyatmoko Tekankan Pertumbuhan Sektor Pariwisata Harus Dibarengi Peningkatan Infrastruktur dan SDM

Padahal, ada beberapa sumber bahan makanan pokok lainnya yang dapat menjadi alternatif beras/nasi, di antaranya umbi-umbian seperti singkong, ubi, kemudian ada jagung, sorgum, dan sagu.

“Masyarakat kita masih sangat bergantung pada nasi sebagai bahan makanan pokok, dan itu membuat kebutuhan beras kita sangat tinggi, sedangkan kondisi pertanian tidak selalu dapat memenuhi kebutuhan,” katanya.

“Kalau kondisi ini tidak dapat segera diatasi, bisa saja berdampak pada sektor perekonomian dan peningkatan impor bahan makanan,” lanjutnya.

Oleh sebab itu, Heri meminta kepada pemerintah untuk muali mensosialisasikan keragaman sumber pangan kepada masyarakat. Sehingga pemahaman masyarakat dapat lebih terbuka terhadap sumber pangan alternaif yang bergizi tinggi.

BACA JUGA:   Disdikbud Batang Gelar Coaching Clinic Program Guru Penggerak

“Tentunya dengan persiapan yang matang dan antisipasi terhadap perubahan ke depan,” pungkasnya. [Adv-Indoraya]

Share this Article
Leave a comment