Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Heri Pudyatmoko Ajak Masyarakat Jateng Waspada Pasca-Gempa Cilacap, Dorong Regulasi Bangunan Tahan Bencana
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
DaerahPeristiwa

Heri Pudyatmoko Ajak Masyarakat Jateng Waspada Pasca-Gempa Cilacap, Dorong Regulasi Bangunan Tahan Bencana

By Ainun Nafisah
Selasa, 21 Okt 2025
Share
3 Min Read
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Heri Pudyatmoko
SHARE

INDORAYA — Pasca-gempa berkekuatan magnitudo 4,5 yang mengguncang perairan tenggara Cilacap pada Sabtu (19/10/25), Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Heri Pudyatmoko menyerukan pentingnya kewaspadaan masyarakat. Ia juga mendorong adanya penguatan kebijakan pembangunan daerah yang berorientasi pada ketahanan bencana.

Menurut data BMKG, gempa yang terjadi pukul 13.53 WIB itu berpusat di laut, sekitar 63–71 kilometer tenggara Cilacap, dengan kedalaman 13–30 kilometer. Getaran terasa di beberapa wilayah seperti Kroya, Baturaden, Kebumen, dan Purworejo dengan intensitas II–III MMI—terasa seperti truk besar melintas.

Meski tidak menimbulkan kerusakan maupun korban, Heri menilai peristiwa ini menjadi pengingat penting akan kerentanan kawasan selatan Jawa Tengah yang berada di zona subduksi aktif.

“Gempa Cilacap bukan sekadar fenomena alam yang lewat begitu saja. Ini adalah alarm bagi kita semua, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk memperkuat sistem mitigasi dan memastikan setiap pembangunan mematuhi prinsip bangunan tahan gempa,” katanya.

Heri menegaskan, ketahanan bencana harus menjadi bagian dari kebijakan pembangunan berkelanjutan, bukan sekadar tanggapan darurat setiap kali gempa terjadi.

Menurutnya, banyak wilayah pesisir di Jawa Tengah, termasuk Cilacap, Kebumen, dan Purworejo, masih memiliki bangunan yang tidak memenuhi standar konstruksi tahan gempa maupun tata ruang yang sensitif terhadap potensi bencana.

Ilustrasi: Pentingnya rencana pembangunan untuk mitigasi bencana.

Ia mendorong agar pemerintah provinsi dan kabupaten segera melakukan audit bangunan publik seperti sekolah, rumah sakit, dan fasilitas ibadah di kawasan rawan gempa.

“Kita tidak bisa menunggu bencana besar untuk memperbaiki sistem. Pemerintah daerah perlu membuat regulasi turunan yang memastikan setiap izin bangunan memperhitungkan aspek mitigasi bencana,” tegasnya.

Selain itu, Heri juga menyoroti pentingnya edukasi kebencanaan di tingkat komunitas, termasuk pelatihan evakuasi di sekolah, perkantoran, dan desa-desa pesisir. Ia menilai, kesiapsiagaan masyarakat adalah lapisan pertama pertahanan ketika bencana terjadi.

“Selama ini, banyak korban bukan karena besarnya gempa, tapi karena ketidaksiapan menghadapi dampaknya. Jadi, mitigasi sosial sama pentingnya dengan mitigasi teknis,” tambahnya.

Mitigasi Jangka Panjang

Berdasarkan laporan BMKG, gempa Cilacap pada 19 Oktober tidak berpotensi tsunami dan hingga 20 Oktober tidak terdeteksi gempa susulan signifikan. Namun, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk menghindari bangunan yang retak dan memantau informasi resmi di situs bmkg.go.id.

Dalam jangka panjang, Heri mendorong sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dan sektor konstruksi untuk mengembangkan standar bangunan tahan bencana berbasis lokal.

“Kita perlu memadukan kearifan arsitektur tradisional Jawa yang sudah terbukti adaptif dengan teknologi modern agar hasilnya lebih efisien dan aman,” katanya.

Heri juga menyebutkan bahwa isu kesiapsiagaan bencana ini harus dikaitkan dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW) Jawa Tengah 2025–2045, yang kini tengah dalam proses pembaruan.

“RTRW yang baru harus berbasis data geologi dan risiko bencana, bukan hanya pertumbuhan ekonomi,” ujarnya menegaskan.

Dengan karakter geografis Jawa Tengah yang dikelilingi pegunungan, sungai besar, dan garis pantai panjang, Heri menekankan bahwa mitigasi bencana bukan pilihan, melainkan keharusan.

“Kita harus membangun masyarakat yang tangguh, bukan yang reaktif,” tutupnya.

TAGGED:Bangunan Tahan Bencanagempa cilacapHeri Pudyatmoko
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Gojek Gandeng Dinkes Semarang, Latih Driver Siap Tanggap Darurat di Jalan Minggu, 08 Feb 2026
  • Pemilu 2029 Masih Jauh, Bawaslu–DPRD Semarang Pasang Kuda-Kuda Cegah Pelanggaran Minggu, 08 Feb 2026
  • Jadi Ahli di Singapura hingga AS, Ini Rekam Jejak James Purba sebagai Ahli Kepailitan Minggu, 08 Feb 2026
  • Perkuat Rantai Pasok Ekonomi Lokal, Heri Pudyatmoko Ajak Kolaborasi Semua Pihak Minggu, 08 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko: Perlindungan Perempuan dan Anak di Jawa Tengah Harus Lebih Terintegrasi Minggu, 08 Feb 2026
  • Cegah Kekerasan, Wagub Jateng Minta Fungsi UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Dioptimakan Minggu, 08 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko Ingatkan Pentingnya Indikator Kesejahteraan Non-Angka Makro Minggu, 08 Feb 2026

Berita Lainnya

Jateng

Perkuat Rantai Pasok Ekonomi Lokal, Heri Pudyatmoko Ajak Kolaborasi Semua Pihak

Minggu, 08 Feb 2026
Jateng

Heri Pudyatmoko: Perlindungan Perempuan dan Anak di Jawa Tengah Harus Lebih Terintegrasi

Minggu, 08 Feb 2026
Jateng

Heri Pudyatmoko Ingatkan Pentingnya Indikator Kesejahteraan Non-Angka Makro

Minggu, 08 Feb 2026
Jateng

Jelang Ramadan, Heri Pudyatmoko Minta Pemda Lebih Peka Peningkatan Kerentanan Sosial

Sabtu, 07 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?