Ad imageAd image

Hari Terakhir Pelunasan Biaya Haji, Kemenag Jateng: Dari 30 Ribu Jemaah yang Sudah Lunas 26 Ribu

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 1.1k Views
3 Min Read
Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Jateng, Fitriyanto, saat ditemui di Kantornya, Jumat (5/5/2023). (Foto: Athok Mahfud/Indoraya)

INDORAYA – Memasuki hari terakhir pelunasan biaya haji Jumat (5/5/2023), Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Tengah (Jateng) mencatat bahwa baru 88 persen calon jemaah haji yang sudah melakukan pelunasan pembayaran.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Jateng, Fitriyanto. Ia menyebut, dari 30.377 calon jemaah yang berangkat tahun ini, baru 26.587 orang yang sudah melunasi pembayaran.

“Pelunasan jamaah saat ini masih berproses, hari ini terakhir. Nah progres kemarin 88,585 persen, total kemarin yang sudah melunasi 26.587 dari total 30.013 jamaah kita,” katanya saat ditemui Indoraya.news di Kantor Kanwil Kemenag Jateng, Jumat (5/5/2023).

BACA JUGA:   Sambut Borobudur Marathon 2023, Bank Jateng Friendship Digelar di Kota Semarang

Fitriyanto mengatakan data tersebut dihimpun terakhir kali pada Kamis (4/5/2023). Untuk saat ini pelunasan biaya haji tahun 2023 sampai saat ini berjalan. Pihaknya akan menunggu batas pelunasan yang berakhir pukul 16.00 WIB.

“Hari ini masih ada proses pelunasan, nanti kita lihat jam 4 berapa persen nanti kita laporkan ke pusat, nah nanti tinggal perlu di perpanjangan apa tidak,” imbuhnya.

Terkait masih ada ribuan calon jemaah haji asal Jateng yang belum melakukan pelunasan, Fitriyanto mengatakan ada kemungkinan waktu pembayaran diperpanjang. Namun pihaknya tetap menunggu kebijakan dari pemerintah pusat.

BACA JUGA:   Rotasi Pejabat dan Pergantian Kepala Daerah Dinilai Ganggu Pelayanan Publik di Jateng

“Kalau biasanya ada (perpanjangan waktu pelunasan: red). Tapi kita menunggu dari pusat apakah akan ada penambahan waktu lagi apa tidak, supaya nanti bisa 100 persen, kan sayang kalau tidak tercapai 100 persen,” bebernya.

Namun, apabila tidak ada perpanjangan, calon jemaah haji yang belum membayar lunas tidak jadi diberangkatkan tahun ini atau ditunda tahun depan. Sedangkan untuk memenuhi kuota, calon jamaah yang gagal berangkat akan digantikan orang lain.

“Nanti kita ambilkan cadangan bawahnya, kan ada cadangan 10 persen, mereka juga sudah melunasi, sudah siap berangkat. Tapi jatahnya tahun besuk, nanti kalau ini ndak penuh cadangan tinggal kita naikkan, bisa berangkat,” ucap Fitriyanto.

BACA JUGA:   Lantik Badan Persaudaraan Antar Iman, Ini Pesan Gus Yusuf Chudlori

Soal keberangkatan jemaah haji ke Tanah Suci, Kanwil Kemenag Jateng sudah menyiapkan sejumlah hal. Mulai dari asrama, pembekalan calon jemaah, dan pembekalan kepada petugas atau pendamping jemaah.

“Kendala tidak ada. Pesannya kepada calon jemaah untuk terus menjaga kesehatan, pola makan, pola tidur, istirahat dan sebagainya. Sehingga pada saatnya nanti berangkat sudah siap,” pungkas Fitriyanto.

Share this Article
Leave a comment