Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Harga Pangan Naik Jelang Nataru, Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan Langkah Stabilisasi Siap Jalan
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Harga Pangan Naik Jelang Nataru, Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan Langkah Stabilisasi Siap Jalan

By Redaksi Indoraya
Senin, 08 Des 2025
Share
2 Min Read
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat melakukan pengecekan harga pangan di Pasar Karangayu, Kota Semarang, Senin (8/12/2025).
SHARE

INDORAYA — Memasuki masa persiapan Natal dan Tahun Baru, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melakukan pengecekan harga kebutuhan pokok di Pasar Karangayu, Kota Semarang, Senin (8/12/2025). Ia menelusuri area pasar sambil berdialog dengan pedagang dan pembeli untuk melihat langsung situasi pergerakan harga.

Dari hasil pantauan tersebut, beberapa komoditas terlihat meningkat dan berada di atas Harga Acuan Pemerintah (HAP).

Kenaikan paling terasa terjadi pada cabai serta bawang merah. Harga cabai rawit merah tercatat Rp73.333/kg (HAP Rp57.000), cabai merah keriting Rp58.000/kg (HAP Rp55.000) dan bawang merah Rp48.000/kg (HAP Rp41.500). Komoditas lain yang turut naik yakni beras medium Rp13.667/kg (HET Rp13.500) serta tepung terigu Rp11.833 (di atas rata-rata provinsi Rp11.663).

Sementara daging sapi, ayam ras, telur, dan bawang putih relatif stabil.

Menurut salah satu pedagang, Susianti, kenaikan sudah berlangsung sejak beberapa hari sebelumnya dan biasanya terjadi menjelang akhir tahun.

“Bawang merah biasanya Rp47 ribu, sekarang jadi Rp55 ribu. Bawang putih dari Rp35 ribu naik ke Rp50 ribu,” katanya.

Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur Luthfi menyebut lonjakan harga masih dapat ditangani.

“Pasar Karangayu ini memang salah satu tolak ukur kita. Memang ada lonjakan, terutama cabai dan bawang merah. Tapi kenaikannya belum terlalu signifikan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan strategi untuk menjaga keterjangkauan harga.

“Menjelang Natal dan Tahun Baru, kita akan melakukan penetrasi harga supaya tetap terjangkau. Bulog juga memastikan stok beras aman untuk delapan bulan ke depan, ini positif. Tinggal bagaimana kita menahan gejolak agar inflasi tidak naik,” tegas Luthfi.

Sebagai bagian dari upaya stabilisasi, Pemprov menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan harga yang lebih terjangkau: bawang merah Rp22.000 per ½ kg, bawang putih Rp16.000 per ½ kg, cabai rawit setan Rp19.500 per ¼ kg, cabai merah keriting Rp18.000 per ¼ kg, dan telur Rp26.000 per kg.

TAGGED:Ahmad LuthfiHarga Pangan JatengNataru 2025pemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Desa Tempur Jepara Tak Lagi Terisolasi, Penanganan Banjir Terus Berlanjut Selasa, 13 Jan 2026
  • Apple Gandeng Google, Gemini Disiapkan Jadi Fondasi AI di iPhone dan Siri Selasa, 13 Jan 2026
  • Program Demak Cerdas Perluas Akses Internet SMP Negeri, Perpustakaan Digital Jadi Fokus Selasa, 13 Jan 2026
  • Belum Naik, Harga Daging Sapi di Batang Masih Stabil Awal Januari Selasa, 13 Jan 2026
  • Dilanda Cuaca Ekstrem dan Banjir, Kudus Siaga Bencana Hingga 19 Januari Selasa, 13 Jan 2026
  • 530 Hektare Lahan di Batang Bakal Ditanami Padi Biosalin Tahun Ini Selasa, 13 Jan 2026
  • Pemerintah Siap Ekspor Beras Awal 2026, Bulog Disiapkan Serap Panen Raya Selasa, 13 Jan 2026

Berita Lainnya

Jateng

Dilanda Cuaca Ekstrem dan Banjir, Kudus Siaga Bencana Hingga 19 Januari

Selasa, 13 Jan 2026
Jateng

Jepara Kucurkan Rp7,7 Miliar Alsintan untuk Petani, Dorong Produktivitas dan Ketahanan Pangan

Selasa, 13 Jan 2026
Jateng

Ratusan Siswa Grobogan Diduga Keracunan MBG, Pemprov Jateng Turun Tangan

Selasa, 13 Jan 2026
Daerah

Bus DAMRI Karimunjawa Jepara Resmi Beroperasi Tahun Ini, Tarif Rp7.000 Per Orang

Selasa, 13 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?