Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Hadiri Pelantikan LPTQ Semarang, Walkot Agustina Berkomitmen Kembangkan Pesantren
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Semarang

Hadiri Pelantikan LPTQ Semarang, Walkot Agustina Berkomitmen Kembangkan Pesantren

By Dickri Tifani
Senin, 07 Jul 2025
Share
3 Min Read
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menghadiri pelantikan dan pengukuhan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Semarang Masa Bhakti 2025–2030 yang digelar di rumah dinas wali kota Semarang, Minggu (6/7/2025). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

INDORAYA – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, turut menghadiri acara pelantikan dan pengukuhan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Semarang untuk Masa Bhakti 2025–2030 yang berlangsung di rumah dinas wali kota, pada Minggu (6/7/2025).

Dalam sambutannya, Agustina menegaskan bahwa dirinya berkomitmen memperkuat perhatian terhadap perkembangan pesantren di wilayah Kota Semarang.

Ia menyoroti bahwa pesantren memiliki peran penting, tidak hanya dalam pendidikan tetapi juga dalam pembentukan karakter masyarakat. Untuk itu, ia menyampaikan rencana untuk membangun sinergi yang lebih kuat antara Pemerintah Kota Semarang dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang melalui nota kesepahaman.

“Sekarang harus sinergi, ada yang mengusulkan untuk mengadakan MoU antara Pemerintah Kota Semarang dengan Kemenag Kota Semarang,” ujarnya.

Lewat kerja sama tersebut, Agustina berharap agar kurikulum pendidikan, termasuk di pesantren, bisa disesuaikan dengan isu-isu aktual seperti ketahanan pangan, penanganan stunting, hingga pengelolaan sampah secara baik dan benar.

“Jadi nanti jika anak-anak dari sekolah negeri di bawah kementerian pendidikan itu kurikulumnya ada tentang ketahanan pangan dan pencegahan stunting, di MA, MTs juga ada bagaimana cara membuang sampah dengan benar, memilah, atau mengolah sampah di lingkungan sekolah masing-masing,” jelasnya.

Menurut Agustina, perhatian terhadap pesantren ini juga sejalan dengan aspirasi yang telah disampaikan oleh berbagai pihak, termasuk dari kalangan anggota dewan yang menilai bahwa pemerintah kota sebaiknya tidak hanya memprioritaskan sekolah formal.

“Teman-teman PKB dan PPP kalau tidak salah pada saat rapat paripurna menyatakan usulannya untuk pemerintah kota Semarang tidak hanya berpikir tentang sekolah-sekolah yang sudah tercatat sebagai sekolah-sekolah (formal) tetapi pesantren juga harus mendapat perhatiannya,” kata Agustina.

Dengan keberadaan sekitar 300 pesantren di Semarang, ia menyatakan bahwa pendataan tenaga pendidik atau guru pesantren masih berlangsung. Ia juga optimistis regulasi akan mendukung inisiatif tersebut.

Dalam momen itu, Agustina juga menyampaikan harapan agar kepengurusan LPTQ yang baru dapat membawa organisasi ini bergerak lebih maju.

Ia menekankan bahwa peran LPTQ tidak hanya terbatas sebagai pelaksana Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), tetapi juga menjadi ujung tombak dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, melainkan juga tangguh secara spiritual dan berkarakter.

“Kehadiran LPTQ sebagai sebuah lembaga yang fokus pada pengembangan Tilawatil Qur’an menjadi bagian yang sangat penting untuk memberikan pemahaman bagi anak-anak tentang belajar membaca Al-Qur’an. Kita juga berusaha mati-matian membangun persiapan yang cukup supaya juara MTQ tahun depan jatuh di Kota Semarang,” tandasnya.

 

TAGGED:Agustina Wilujeng Pramestuti-Iswar AminuddinPelantikan LPTQ Semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Eks Kepala BMKG Ingatkan Banjir di Sumatra Bisa Terjadi di Jawa hingga Papua Jumat, 05 Des 2025
  • Polisi Dalami Dugaan WNA China Mabuk Tewaskan Pengendara Motor di Semarang Jumat, 05 Des 2025
  • Prabowo Rancang Kompleks Olahraga Raksasa Seluas 500 Hektar Jumat, 05 Des 2025
  • Prabowo Siapkan 200 Helikopter Baru untuk Perkuat Respons Bencana Jumat, 05 Des 2025
  • Alumnus Unnes Tewas Ditabrak WNA China, Kelurga Sedih Kenang Memori Wisuda Sang Anak Jumat, 05 Des 2025
  • Jelang Nataru, KAI dan DJKA Ramp Check Fasilitas Kereta Jumat, 05 Des 2025
  • Ayah Tiri di Pemalang Setubuhi Anak Tirinya, Terbongkar Usai Sang Bocah Menangis Jumat, 05 Des 2025

Berita Lainnya

Semarang

Jelang Nataru, KAI dan DJKA Ramp Check Fasilitas Kereta

Jumat, 05 Des 2025
Semarang

Wartawan Semarang Meriahkan Turnamen Tiba-Tiba Badminton 2025

Jumat, 05 Des 2025
Semarang

Komunitas Semarang Thrifting Keluhkan Larangan Impor Pakaian Bekas, Singgung Kualitas Produk Lokal

Jumat, 05 Des 2025
SemarangUncategorized

BPOM Kerahkan Mobil Lab Keliling Usai Maraknya Keracunan MBG

Kamis, 04 Des 2025
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?