Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Hadapi Tantangan Kekurangan Guru di Jateng, Heri Pudyatmoko Ajak Pemda Bersinergi dengan Stakeholder
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Hadapi Tantangan Kekurangan Guru di Jateng, Heri Pudyatmoko Ajak Pemda Bersinergi dengan Stakeholder

By Ainun Nafisah
Senin, 02 Feb 2026
Share
3 Min Read
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko.
SHARE

INDORAYA — Kekurangan tenaga pendidik masih menjadi persoalan struktural dalam penyelenggaraan pendidikan di Jawa Tengah. Di tengah tuntutan peningkatan kualitas pembelajaran, keterbatasan jumlah guru—terutama pada mata pelajaran tertentu dan di wilayah nonperkotaan—muncul sebagai tantangan yang belum sepenuhnya teratasi.

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Heri Pudyatmoko menilai, persoalan ini tidak bisa diselesaikan secara sektoral, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan pendidikan.

Data pendidikan menunjukkan bahwa kebutuhan guru di Jawa Tengah masih belum sepenuhnya seimbang dengan jumlah tenaga pendidik yang tersedia.

Faktor pensiun massal guru, keterbatasan rekrutmen ASN, serta distribusi guru yang belum merata membuat sejumlah sekolah harus mengandalkan guru honorer atau menerapkan pembelajaran rangkap kelas.

Kondisi ini, menurut Heri, berpotensi memengaruhi efektivitas proses belajar-mengajar jika tidak ditangani secara sistematis.

“Kekurangan guru bukan sekadar soal jumlah, tapi juga soal distribusi dan keberlanjutan. Ini berdampak langsung pada kualitas pembelajaran di kelas,” ujar Heri.

Ia menilai, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya, termasuk pengangkatan PPPK dan penataan formasi guru. Namun, dinamika kebutuhan di lapangan sering kali bergerak lebih cepat dibanding kapasitas kebijakan yang tersedia.

Di sinilah, menurut Heri, pentingnya membangun kolaborasi yang lebih luas dengan stakeholder pendidikan. Mulai dari perguruan tinggi, organisasi profesi guru, hingga sektor swasta dan masyarakat.

Ilustrasi kurangnya junlah guru di Jawa Tengah.

Tak hanya itu, Heri juga mendorong agar pemda tidak hanya berfokus pada pemenuhan kuantitas guru, tetapi juga memperhatikan kualitas dan relevansi kompetensi tenaga pendidik.

Program peningkatan kapasitas, pelatihan berkelanjutan, serta skema penugasan yang adaptif dinilai perlu diperkuat agar sekolah tetap mampu menjaga mutu pembelajaran meski menghadapi keterbatasan sumber daya.

Menurut Heri, isu kekurangan guru ini masuk dalam kerangka pengawasan dan perencanaan jangka menengah. Ia menilai, perencanaan kebutuhan guru harus disusun berbasis data yang akurat dan proyeksi yang realistis, termasuk memperhitungkan angka pensiun dan pertumbuhan peserta didik di masing-masing daerah.

Ia juga menekankan pentingnya peran pemerintah kabupaten/kota dalam memastikan distribusi guru lebih merata.

Menurutnya, ketimpangan antara sekolah di wilayah perkotaan dan pinggiran masih menjadi tantangan yang perlu dijawab melalui kebijakan afirmatif dan koordinasi lintas level pemerintahan.

“Kita tidak bisa membiarkan kekurangan guru menjadi masalah yang berulang setiap tahun. Perlu ada langkah bersama yang berkelanjutan, agar kualitas pendidikan tidak tergantung pada kondisi darurat,” kata Heri.

Dengan pendekatan kolaboratif dan kebijakan yang lebih adaptif, Heri berharap persoalan kekurangan guru dapat ditangani secara bertahap dan terukur.

Baginya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum dan sarana, tetapi juga oleh ketersediaan guru yang memadai dan didukung sistem yang sehat.

TAGGED:Guru BerkualitasHeri PudyatmokoJateng Kekurangan GuruPemerataan Guru Jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Pemprov Jateng Dorong Mahasiswa Lahirkan Gagasan Atasi Persoalan Masyarakat Selasa, 10 Feb 2026
  • Pasar Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Simbol Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang Selasa, 10 Feb 2026
  • Pemprov Jateng Bakal Bangun SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken Pati Selasa, 10 Feb 2026
  • Hotman Paris Ungkap Fakta Sidang Sritex: Seluruh Kredit Lunas, Negara Tak Rugi Senin, 09 Feb 2026
  • Langgar Keselamatan, Pikap Angkut Penumpang Dihentikan PJR di Tol Pejagan–Pemalang Senin, 09 Feb 2026
  • Sambut Ramadan 2026, Nusatu by ARTOTEL Hadirkan Paket Buka Puasa 8 Bayar 7 Senin, 09 Feb 2026
  • Dokumen Ungkap Obsesi Jeffrey Epstein pada Rekayasa Genetika dan Ide “Manusia Unggul” Senin, 09 Feb 2026

Berita Lainnya

Jateng

Pemprov Jateng Dorong Mahasiswa Lahirkan Gagasan Atasi Persoalan Masyarakat

Selasa, 10 Feb 2026
Jateng

Pemprov Jateng Bakal Bangun SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken Pati

Selasa, 10 Feb 2026
Jateng

Pemprov Jateng Bakal Revitalisasi Museum, dari Gudang Artefak Jadi Destinasi Wisata Unggulan

Senin, 09 Feb 2026
Jateng

Februari Puncak Musim Hujan, Warga Jateng Diminta Waspada Bencana Hidrometereologi

Senin, 09 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?