Ad imageAd image

Gus Yusuf Tak Masuk 5 Besar Elektabilitas Survei Cagub Jateng, PKB: Kita Evaluasi

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 4 Views
2 Min Read
Sekretaris DPW PKB Jawa Tengah, Sukirman. (Foto: Athok Mahfud/Indoraya)

INDORAYA – Nama Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah, KH. Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf, tidak masuk dalam lima besar calon gubernur (cagub) 2024 dengan tingkat elektabilitas tertinggi versi lembaga survei Indikator Politik Indonesia.

Dalam survei terbaru Indikator Politik, lima nama dengan tingkat elektabilitas tertinggi sebagai calon gubernur Jateng 2024 yaitu Kaesang Pengarep 17,7 persen, lalu Irjen Pol Ahmad Luthfi 15,6 persen, Taj Yasin Maimien 12,8 persen, Bambang Wuyanto 6 persen, dan Dico Ganinduto 5,6 persen.

Menanggapi nama Gus Yusuf yang tidak masuk dalam lima besar calon gubernur Jateng dengan elektabilitas tertinggi ini, PKB Jateng mengaku akan melakukan evaluasi untuk mendongkrak elektabilitas Gus Yusuf menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024.

“Kita akan evaluasi saja, berati memang harus kita tingkatkan daya juangnya,” ujar Sekretaris DPW PKB Jateng, Sukirman, saat ditemui Indoraya.news usai Rapat Paripurna di Gedung Berlian DPRD Jateng, Senin (8/7/2024).

Menurutnya, survei hanya menjadi salah satu acuan elektabilitas calon gubernur. Namun yang terpenting ialah realita di lapangan. Mesin partai mulai digerakkan untuk pemeanngan Gus Yusuf di Pilgub Jateng 2024.

“Survei kan hanya menjadi acuan, yang penting realita di lapangan, kita tetep gas terus Gus Yusuf tetep kita dorong sebagai calon gubernur,” ungkap Wakil Ketua DPRD Jateng tersebut.

Selain itu partainya juga mulai melakukan komunikasi politik dan penjajakan koalisi dengan sejumlah partai lain. Adapun partai yang kemungkinan besar merapat bersama PKB di antaranya Demokrat, PPP, dan PKS.

“Sebenarnya semua partai penjajakan ya, mulai Gerindra, PDI, Golkar, tapi yang mulai mengerucut di antaranya adalah Demokrat kemudian PPP dan PKS,” tandas Sukirman

Share This Article